#teknologi#medsos

Instagram Wajibkan Pengguna Bagikan Informasi Hari Lahir

Instagram Wajibkan Pengguna Bagikan Informasi Hari Lahir
Instagram. Ilustrasi


Jakarta (Lampost.co) -- Instagram akan mengharuskan pengguna membagikan informasi hari lahir mereka. Update yang disebut platform jejaring sosial itu untuk melindungi pengguna dengan demografi usia muda.

Mengutip Engadget, Instagram meminta pengguna baru untuk menyediakan informasi hari lahirnya saat mendaftar, persyaratan yang diterapkannya sejak akhir tahun 2019 lalu. Namun, pengguna yang mendaftar sebelum tahun tersebut belum membagikan informasi tersebut.

Namun, selama beberapa pekan mendatang, Instagram akan mulai meminta pengguna yang sebelumnya belum membagikan informasi soal hari lahir mereka untuk melakukan hal tersebut. 

Pengguna dapat menghilangkan notifikasi itu, tetapi Instagram menegaskan untuk dapat menikmati platformnya, pengguna tetap harus membagikan informasi tersebut.

Untuk saat ini, tersedia dua skenario yang akan menanyai pengguna soal informasi hari lahir mereka. Aplikasi ini akan menampilkan notifikasi dengan frekuensi sering, dengan permintaan terpisah akan muncul saat pengguna ingin menampilkan unggahan yang tersembunyi di balik layar peringatan.

Peringatan ini akan muncul pada konten sensitif yang mungkin tidak melanggar kebijakan resmi Instagram. Namun, berada di ambang batas kebijakan, seperti gambar menjurus atau foto mengandung prosedur medis.

Pengguna tidak lagi dapat melihat unggahan ini hingga menyediakan informasi hari lahir, dan pengguna berusia lebih muda tidak akan dapat melihat unggahan tersebut sama sekali. Instagram menyebut kebijakan ini memanfaatkan teknologi kecerdasan buatan (AI) untuk mendeteksi saat pengguna menyediakan informasi hari lahir yang salah.

Perusahaan jejaring sosial yang mengawali perjalanannya sebagai aplikasi berbagi foto ini juga menyebut sejumlah pengguna mungkin akan diminta untuk melakukan verifikasi soal usia mereka.

Namun, pemanfaatan teknologi AI untuk mendeteksi kebenaran informasi soal usia itu disebut Instagram masih dalam proses pengembangan tahap awal. Instagram berjanji akan membagikan informasi lebih detail dalam waktu dekat.

Perubahan ini merupakan upaya terbaru Instagram untuk meningkatkan performa fitur keamanan dan privasi platformnya bagi pengguna berusia muda. Instagram juga menyebut pihaknya akan secara default mengubah akun pengguna remaja menjadi privat, dan membatasi kemampuan pengiklan untuk menargetkan demografi tersebut.

Baru-baru ini, Instagram juga memperkenalkan fitur untuk mencegah pengguna asing mengirimkan pesan langsung atau Direct Message (DM) kepada pengguna remaja. Instagram juga menyebut pihaknya dalam tahap awal menggodok ide terkait versi dari layanannya yang diperuntukan bagi pengguna dengan usia bawah 13 tahun.

EDITOR

Effran Kurniawan

loading...




Komentar


Berita Terkait