#pemkotbandarlampung#beritalampung#bandarlampung

Inspektorat Kota Bandar Lampung Kejar 2 Dinas Kembalikan Kebocoran Anggaran

Inspektorat Kota Bandar Lampung Kejar 2 Dinas Kembalikan Kebocoran Anggaran
Pendapatan asli daerah. Ilustrasi


Bandar Lampung (Lampost.co) -- Inspektorat Kota Bandar Lampung mengejar dua organisasi perangkat daerah untuk mengembalikan anggaran yang diduga mengalami kebocoran.

Kedua OPD tersebut adalah Dinas Pendidikan dan Kebudayaan (Disdikbud) dan Dinas Pekerjaan Umum (PU).

Inspektur Kota, Robi Suliska Sobri, mengungkapkan pihaknya saat ini mengejar kedua OPD itu sebagai penanggungjawab untuk segera menyelesaikan pengembalian dana. Dalam sidang paripurna bersama BPK dan DPRD Bandar Lampung beberapa waktu lalu, terduga diberikan waktu 60 hari.

Dana itu tersisa di pihak ketiga dalam kegiatan fisik seperti pembangunan. Sementara dinas berstatus sebagai penanggungjawab.

"Kami usahakan selesai sebelum lebaran, dan sampaikan dulu ke BPK," ujar Robi, Kamis, 7 April 2022.

Menurut dia, pengembalian anggaran dilakukan pihak ketiga langsung ke kas daerah. Bukti pengembalian dilampirkan dalam laporan kepada inspektorat untuk disampaikan ke BPK.

Untuk itu, dia pun melakukan pemeriksaan dan peringatan kepada pihak terkait. "Karena sering kami ingatkan, kami sampaikan teguran agar segera mengembalikan," kata dia.

Sebelumnya, Juru Bicara Pansus Pembahasan dan Pengawasan Tindaklanjut LHP BPK RI terhadap Kinerja Atas Pengelolaan PAD, Rakhmad Nafindra, mengatakan pihaknya menemukan dugaan kebocoran pendapatan asli daerah (PAD) Bandar Lampung pertengahan 2019 sampai semester I 2021.

Berdasarkan laporan hasil pemeriksaan (LHP) BPK perwakilan Lampung menemukan kebocoran anggaran sebesar Rp5,1 miliar. Dari jumlah itu, pengembalian baru dilakukan 70 persen.

EDITOR

Effran Kurniawan

loading...




Komentar


Berita Terkait