#covid-19Lampung

Insentif Penggali Makam Covid-19 di Pringsewu Rp249 Juta Belum Dibayar

Insentif Penggali Makam Covid-19 di Pringsewu Rp249 Juta Belum Dibayar
Ilustrasi. Satgas covid-19 memakamkan pasien covid-19 yang meninggal dunia. Dok. Lampost.co


Pringsewu (Lampost.co) -- Satgas Covid-19 Pringsewu belum bisa membayar seluruh jasa galian makam Covid-19. Pasalnya, dari anggaran penggalian yang ada baru terbayarkan sebanyak 135 lubang dari 429 lubang makam.

"Jadi kurang 249 lubang atau Rp249 juta," kata kepala BPBD Pringsewu Edi Sumber Pamungkas, Senin, 13 September 2021.

Dia menyatakan untuk kekurangan pembayaran masih diajukan di dalam APBD perubahan 2021.

Menurut Edi jasa penggalian makam Covid-19 besarnya Rp1 juta per lubang. Sehingga jika selama Pandemi Covid-19 terdapat pemakaman secara Covid-19 mencapai 429 orang berarti biaya atau jasa penggalian makam harus sebesar Rp429 juta.

Dia menyatakan untuk melakukan pembayaran jasa penggalian makam covid-19 harus diajukan terlebih dahulu melalui BPBD ke satgas covid-19 melalui BPKAD (keuangan).

"Barulah ada proses pembayaran," ungkapnya.

Edi mengakui sejak beberapa minggu terakhir di September angka kematian dengan pemakaman Covid mulai jarang dan mudah-mudahan angka terpapar covid-19 di Pringsewu terus turun.

"Per 31 Agustus 2021 pemakaman dengan prokes covid-19 mencapai 420 orang. Jadi selama 13 hari hingga 13 September 2021 hanya ada penambahan sebanyak 9 orang," ungkapnya.

EDITOR

Winarko

loading...




Komentar


Berita Terkait