Covid-19

Inovasi Usaha, Mampu Bertahan di Masa Pandemi Covid-19

Inovasi Usaha, Mampu Bertahan di Masa Pandemi Covid-19
RAT Koperasi Harapan Jaya Sentosa di Desa Siringjaha, Kecamatan Sidomulyo, Lampung Selatan. (Lampost.co/dok)


Kalianda (lampost.co) -- Pengembangan usaha di masa pandemi Covid-19, membuat koperasi Harapan Jaya Sentosa (HJS) Desa Siringjaha, Kecamatan Sidomulyo, Lampung Selatan, masih tetap bertahan. 

Dalam Laporan Rapat Akhir Tahun (RAT) tahun buku 2020, pendapatan sebesar Rp577.041.220 mengalami peningkatan dibandingkan tahun sebelumnya Rp465. 594.362.

Di masa pandemi Covid-19 biaya operasional meningkat menjadi Rp450.428.763, sedangkan tahun sebelumnya sebesar Rp322.673.243. 

Sehingga Sisa Hasil Usaha koperasi HJS menjadi sebesar Rp126.512.457, untuk tahun lalu mencapai Rp142.921.119. "Laba turun dibandingkan tahun 2019," kata Ketua pengurus Koperasi Harapan Jaya Sentosa, Euis Ikeu usai RAT, Kamis, 14 Januari 2021. 

Menurutnya, turunnya laba bersih akibat dampak sektor wisata yang banyak tutup di massa pandemi Covid-19, sedangkan anggota merupakan pelaku usaha mikro kecil di pantai wilayah sekitar. 
"Banyak yang enggak dagang, karena pantai tutup dan sepi pengunjung," katanya. 

Pengembangan usaha pada tahun 2020, dengan kredit barang elektronik dan rumah tangga ikut mendongkrak pendapatan koperasi HJS di masa pandemi Covid-19. "Kami tidak hanya simpan pinjam, tapi mengembangkan usaha kredit barang," kata dia. 

Agar tetap bertahan untuk tahun selanjutnya, pengembangan usaha terus dilakukan dengan dibukanya penjualan bahan bangunan. "Dengan inovasi yang dikembangkan, membuat kami bertahan," ujarnya.

Sejak berdiri tahun 2014 silam, anggota koperasi HJS mencapai 130 orang yang merupakan pelaku usaha kecil dan mikro.

 

EDITOR

Ricky Marly

loading...




Komentar


Berita Terkait