#Vaksinasi#ibuhamil

Ini Syarat dan Kriteria Ibu Hamil yang Ingin Divaksin

Ini Syarat dan Kriteria Ibu Hamil yang Ingin Divaksin
Proses vaksinasi bagi ibu hamil yang digelar di Puskesmas Banjarsari, Metro Utara. Lampost.co/Bambang Pamungkas


Bandar Lampung (Lampost.co) -- Pemerintah sudah menyiapkan vaksinasi covid-19 khusus ibu hamil. Vaksinasi kelompok ini kian mendesak seiring tingginya kematian ibu hamil akibat covid-19.


Juru Bicara Pemerintah Penanganan Covid-19 dan Duta Adaptasi Kebiasaan Baru dr Reisa Broto Asmoro menyampaikan beberapa kriteria bagi ibu hamil yang akan divaksin. Melalui siaran langsung pada laman website covid19.go.id, dia menyebut, usia kandungan harus sudah memasuki trimester kedua alias usia kehamilan lebih dari 12 minggu.

“Bagi ibu hamil yang akan mengikuti suntik vaksin covid-19 wajib mengetahui kriteria apa saja yang harus diperhatikan. Tujuannya, agar tak membahayakan sang bayi yang berada dalam kandungan,” ujarnya, Selasa, 31 Agustus 2021.

Baca: Vaksinasi Covid-19 Ibu Hamil di Lampung Dinilai Mendesak

 

Alasannya, lanjut dr Reisa, memasuki trimester kedua, kondisi kandungan sudah kuat dengan rata-rata berat bayi sudah mencapai 42 gram dan panjang mencapai sembilan centimeter.

Selain itu, tulang dan tengkorak calon bayi pada trimester kedua ini mulai mengeras dengan kemampuan mendengar yang juga ikut meningkat. Janin di usia ini juha memiliki kemampuan otak yang sudah berkembang sejak trimester pertama.

“Bagi ibu hamil yang ingin ikut vaksin pastikan semua prasyarat dasar terpenuhi sebelum pergi ke pos vaksin, yakni tidak demam atau suhu tubuh di bawah 37,5 derajat celcius, tensi darah di bawah 140/90 mmHg, usia kehamilan minimal 13 minggu atau masa trimester kedua,” katanya. 

Tak hanya itu, dr Reisa mengatakan, ibu hamil yang divaksin akan lebih baik jika tidak sedang mengalami gangguan penyakit dan tidak ada tanda-tanda preeklamsia, hipertensi, dan lain-lain. Jika ibu hamil sudah mengikuti arahan tersebut, maka tak perlu lagi khawatir apabila ingin ikut vaksin.

“Kami tak bosan untuk selalu mengingatkan kembali agar berhati-hati dengan hoaks yang menyebarkan informasi keliru mengenai covid-19. Masyarakat dapat memeriksa kembali setiap informasi yang didapat melalui situs resmi,” ujarnya. 

EDITOR

Sobih AW Adnan


loading...



Komentar


Berita Terkait