#beritalampung#beritalamteng#penyerangan#kerusuhan

Ini Pasal Yang Menjerat Tujuh Tersangka Penyerangan di PT GAJ

Ini Pasal Yang Menjerat Tujuh Tersangka Penyerangan di PT GAJ
Tujuh tersangka dari delapan pelaku pernyerangan petugas patroli di wilayah PT GAJ diamankan jajaran Polres Lampung Tengah, Selasa, 22 November 2022. Dok/Polres Lamteng


Gunungsugih (Lampost.co): Tujuh tersangka penyerangan terhadap polisi yang melakukan pengamanan di PT Gedung Aji Jaya (PT GA) dijerat dengan pasal berlapis.

Kapolres Lampung Tengah AKBP Doffie Fahlevi Sanjaya mengatakan lima tersangka dijerat dengan Pasal 2 Ayat (1) Undang-Undang Darurat Nomor 12 Tahun 1951 tentang Membawa Senjata Tajam, Penikam atau Penusuk dan Pasal 214 KUHPidana.

Kelimanya yakni NAS (38) warga Kampung Tanjungkemala, Kecamatan Pubian, Lamteng dengan barang bukti yang diamankan senjata tajam jenis golok; HAL(26) warga kampung Gedungharta, Kecamatan Selagai Lingga, Lamteng dengan barang bukti senjata tajam jenis garpu; dan MIF (19) warga Kampung Negeri Kepayungan, Kecamatan Pubian, Lamteng dengan barang bukti senjata tajam jenis pisau. Lalu, HER (70) dengan barang bukti batu gumpalan semen dan ANS (70) dengan barang bukti tombak, keduanya warga Kampung Gunungraya Kecamatan Pubian, Lamteng.

Berita terkait: Dua Tersangka Penyerangan di PT GAJ Positif Amfetamin

Sementara itu, dua tersangka yakni YUN dan ZA, kepada keduanya juga diterapkan UU Nomor 35Tahun 2009 tentang Penyalahgunaan Narkotika. Karena dalam pemeriksaan urine dinyatakan positif amfetamin.

"Tujuh tersangka yang kami amankan ini kemungkinan besar terlibat dalam aksi pembakaran mes dan kendaraan serta aset milik PT GAJ," kata Doffie, Selasa, 22 November 2022.

Doffie menerangkan total barang bukti yang telah diamankan yakni, 16 unit kendaraan roda dua, satu tombak, satu golok, dan tiga badik. Selain itu, polisi juga mendapati sejumlah batu dan kayu serta sandal milik pelaku yang kabur. 

"Untuk kendaraan setelah dilakukan pengecekan terdata di Samsat, namun tidak dilengkapi STNK dan BPKB. Lalu, enam kendaraan tidak diketahui datanya. Sedangkan dua diantaranya tidak dilengkapi nomor mesin dan rangka karena telah di hapus dan disinyalir kendaran hasil curian," kata dia.

EDITOR

Adi Sunaryo


loading...



Komentar


Berita Terkait