#ramadan#tempathiburan

Ini Dia Tempat Usaha Yang Dilarang Pemkot Beroperasi Selama Selama Ramadan

Ini Dia Tempat Usaha Yang Dilarang Pemkot Beroperasi Selama Selama Ramadan
Ilustrasi. (Dok/Lampost.co)


BANDAR LAMPUNG (Lampost.co) -- Melalui surat edaran Nomor: 450/532/III 20/2018 yang ditandatangani Plt Wali Kota Bandar Lampung Yusuf Kohar, dijelaskan bahwa sejumlah tempat usaha dilarang beroperasi selama ramadan.

Kepala Dinas Pariwisata Bandar Lampung M Yudhi mengatakan dalam surat tersebut jelas, bahwa dilarang beroperasi bagi pengusaha yang menjalankan bisnis diskotik, bola sodok, bar, panti pijat, panti kebugaran dan lainnya.

Selain itu, tempat hiburan karaoke juga dilarang. Termasuk tempat hiburan sekelas Center Stage Hotel Novotel dan sejenisnya. Bagi yang nekad beroperasi, Pemerintah Kota Bandar Lampung menegaskan akan mencabut izin tempat hiburan yang tetap beroperasi selama bulan ramadan. Larangan itu berlaku mulai H-3 hingga H+3 ramadan. Hal itu berdasar Peraturan Daerah Kota Bandar Lampung Nomor 03 Tahun 2017 tentang Kepariwisataan.

Sedangkan usaha tempat makan atau restoran, tidak diminta untuk tutup. Hanya saja selama bulan ramadan yakni siang hari hendaknya dilakukan secara tertutup.

"Kalau untuk SPT-nya bukan wewenang kami, tapi untuk jadwalnya akan segera kami buatkan," kata M Yudhi kepada Lampost.co, Minggu (20/5/2018).

Plt Kasatpol PP Mansi mengaku hingga kini belum bisa melakukan operasi untuk mengecek apakah aturan tersebut benar-benar dilaksanakan. Pasalnya SPT belum diterima. "Kita masih menunggu SPT dari pak Sekda," kata dia.

Sementara itu Sekda Bandar Lampung Badri Tamam belum bisa dikonfirmasi. Meski dalam kondisi aktif, ponselnya tidak diangkat.

EDITOR

Deni Zulniyadi

loading...




Komentar


Berita Terkait