orangkaya

Ini Daftar Lengkap Orang Terkaya di Indonesia

Ini Daftar Lengkap Orang Terkaya di Indonesia
(Dok. pixabay.com)


JAKARTA (Lampost.co) -- Pandemi Covid-19 menjadi tantangan bagi banyak orang, tak terkecuali bagi orang-orang terkaya di Indonesia. Indonesia bahkan tergelincir ke dalam resesi pertamanya sejak krisis keuangan Asia 1997. 
 
Melansir Forbes, Kamis (10/12/2020), lebih dari setengah dari 50 orang terkaya di negara ini mengalami penurunan kekayaan dari tahun lalu. 
 
Terlepas dari penurunan ini, kekayaan kolektif orang-orang super kaya di Indonesia hanya turun 1,2 persen dari daftar tahun lalu menjadi USD133 miliar. Dalam Indonesia's 50 Richest milik Forbes, daftar orang-orang terkaya tahun ini masih didominasi oleh orang lama seperti Keluarga Hartono, Keluarga Widjaja, dan Prajogo Pangestu.

Beberapa taipan justru meraup keuntungan di masa pandemi karena banyak orang menerapkan kerja dari rumah dan lebih banyak menggunakan layanan e-commerce dan streaming.
 
Lalu ada pula taipan Irwan Hidayat yang mengalami lonjakan harta karena penjualan produknya lebih tinggi, seperti obat flu Tolak Angin, meningkatkan kekayaan keluarganya 41 persen menjadi USD1,55 miliar.

Berikut daftar lengkap orang terkaya di Indonesia versi Forbes: 

1. R. Budi & Michael Hartono USD38,8 miliar (Djarum, BCA).
2. Keluarga Widjaja USD11,9 miliar (Sinar Mas).
3. Prajogo Pangestu USD6 miliar (Barito Pacific, Chandra Asri).
4. Anthoni Salim USD5,9 miliar (Indofood).
5. Sri Prakash Lohia USD5,6 miliar (pertochemical Indorama Corporation).
6. Susilo Wonowidjojo USD5,3 miliar (Gudang Garam).
7. Jogi Hendra Atmadja USD4,3 miliar (grup Mayora).
8. Boenjamin Setiawan USD4,1 miliar (Kalbe Farma).
9. Chairul Tanjung USD3,9 miliar (CT Corp).
10. Tahir USD3,3 miliar (grup Mayapada).
 
11. Bachtiar Karim USD3,1 miliar (perusahaan sawit Musim Mas).
12. Martua Sitorus USD2 miliar (Wilmar).
13. Putera Sampoerna USD1,8 miliar (Bank Sahabat Sampoerna, Sampoerna Strategic).
14. Kuncoro Wibowo USD1,75 miliar (grup Kawan Lama, Ace Hardware Indonesia).
15. Garibaldi Thohir USD1,65 miliar (Adaro Energy).
16. Theodore Rachmat USD1,6 miliar (grup Triputra, Adaro Energy, Astra International).
17. Irwan Hidayat USD1,55 miliar (Sido Muncul).
18. Peter Sondakh USD1,5 miliar (Rajawali Corpora).
19. Djoko Susanto USD1,45 miliar (Alfamart).
20. Eddy Kusnadi Sariaatmadja USD1,4 miliar (Elang Mahkota Teknologi/Emtek).
 
21. Mochtar Riady USD1,38 miliar (grup Lippo).
22. Sukanto Tanoto USD1,35 miliar (Royal Golden Eagle, Tanoto Foundation).
23. Husain Djojonegoro USD1,32 miliar (grup Orang Tua).
24. Keluarga Ciputra USD1,28 miliar (Ciputra).
25. Low Tuck Kwong USD1,22 miliar (Bayan Resources).
26. Husodo Angkosubroto USD1,2 miliar (grup Gunung Sewu).
27. Alexander Tedja USD1,19 miliar (Pakuwon Jati).
28. Winarko Sulistyo USD1,15 miliar (perusahaan kertas Fajar Surya Wisesa).
29. Murdaya Poo USD1,14 miliar (Jakarta International Expo), Central Cipta Murdaya).
30. Ciliandra Fangiono USD1,05 miliar (perusahaan sawit First Resources).
 
31. Eddy Katuari USD1 miliar (Wings Group).
32. Lim Hariyanto Wijaya Sarwono USD960 juta (perusahaan sawit Bumitama Agri).
33. Hary Tanoesoedibjo USD950 juta (MNC Group).
34. Sabana Prawirawidjaja USD885 juta (Ultra Jaya Milk Industry).
35. Sjamsul Nursalim USD755 juta (Mitra Adiperkasa, perusahaan properti).
36. Osbert Lyman USD750 juta (Lyman grup/Wisma 46).
37. Keluarga Hamami USD745 juta (Trakindo Utama).
38. Handojo Santosa USD735 juta (Japfa).
39. Wijono & Hermanto Tanoko USD700 juta (Avia Avian).
40. Hashim Djojohadikusumo USD685 juta (grup Arsari).
 
41. Sudhamek Agoeng Waspodo Soenjoto USD635 juta (Garudafood).
42. Kartini Muljadi USD620 juta (Tempo Scan Pacific).
43. Arini Subianto USD610 juta (Persada Capital Investama).
44. Jerry Ng USD600 juta (Bank Jago).
45. Edwin Soeryadjaya USD580 juta (Astra International).
46. Soegiarto Adikoesoemo USD555 juta (AKR Corporindo).
47. Arifin Panigoro USD550 juta (Medco Energi Internasional).
48. Harjo Sutanto USD530 juta (Wings grup).
49. Iwan Lukminto USD515 juta (Sritex).
50. Susanto Suwarto USD475 juta (Emtek).
 

EDITOR

MEDCOM

loading...




Komentar


Berita Terkait