#efidhery#bisnisudang

Ini Cara Mengukur FCR dan SR dalam Bisnis Udang Vaname dengan eFishery

Ini Cara Mengukur FCR dan SR dalam Bisnis Udang Vaname dengan eFishery
Kalkulator budi daya untuk mengecek pertumbuhan udang. (Foto:Dok.eFishery)


Jakarta (Lampost.co)--Dalam bisnis budi daya udang vaname, FCR dan SR menggunakan aplikasi kalkulator budi daya eFarm dari eFishery sangat penting demi memaksimalkan hasil budi daya.

Jika ini pertama kalinya Anda mendengar kata FCR dan SR, tidak perlu khawatir karena akan kami jelaskan selengkapnya. Mulai dari pengertian, rumus serta contoh perhitungan yang mudah dimengerti. Sehingga, apabila nanti menemukan kedua istilah tersebut dalam komunitas ataupun platform informasi mengenai pengembangan budidaya udang, Anda tidak lagi kebingungan.

Untuk mempermudah Anda memahaminya, mari mulai pembahasan ini dengan mengetahui apa itu FCR dan SR yang penting untuk diketahui dalam berbisnis udang jenis vaname.

Apa itu FCR dan SR? Dalam budi daya udang, FCR (Feed Conversion Ration) atau nilai konversi pakan merupakan hasil perbandingan dari jumlah pakan yang diberikan dengan berat total komoditas hasil panen udang yang diperoleh.

Penghitungan FCR bertujuan untuk melihat keefektifan pakan yang ditebar, sekaligus sebagai bahan evaluasi metode manajemen pakan.

Sementara itu, SR (Survival Rate) mengindikasikan tingkat kelangsungan hidup benur (benih udang) yang ditebar dalam satu periode tertentu. Untuk mendapatkan nilai ini, Anda harus melihat perbandingan antara udang yang dipanen dengan jumlah udang yang ditebar di awal.
Pentingnya Mengukur FCR dan SR dalam Bisnis Udang Vaname

Udang vaname sama halnya dengan komoditas ikan lain yang membutuhkan penghitungan pendugaan FCR dan SR sebagai salah satu indikator kesuksesan dalam mengelola budidaya udang. Pengelolaan ini harus dilakukan sebaik mungkin untuk memastikan pertumbuhan udang maksimal namun tidak terjadi kelebihan pakan.

Dari penghitungan tersebut, nantinya penambak jadi tahu apakah tambak udang yang sedang dijalankan tersebut layak dilanjutkan atau tidak. Dengan kata lain, mengelola budi daya udang tidak lagi dilakukan berdasarkan coba-coba, tetapi harus tepat terukur.

Bagaimana cara menghitungnya? Berikut panduan rumus yang bisa Anda gunakan.

Rumus serta Contoh Penghitungan FCR dan SR
Bagaimana rumus menghitung FCR dan SR dalam budi daya udang? Begini rumusnya lengkap dengan contoh perhitungan riil.
FCR = Total Pakan yang Sudah Diberikan (kg) / Biomassa Udang
SR = Jumlah Udang yang Dipanen / Jumlah Udang yang Ditebar Saat Awal x 100%

Contoh:
Biomassa udang vaname Pak Andi berjumlah 17.500 ekor dengan jumlah bobot total 500 kg. Sementara itu, jumlah benur yang ditebar di awal sejumlah 18.000 ekor dengan total pakan yang sudah diberikan sejumlah 550 kg. Maka nilai FCR dan SR-nya ialah:

FCR = 550/500 = 1,1
SR = 17.500/18.000 x 100% = 97,2%
FCR terbaik memiliki range nilai antara 1,1-1,2. Makin rendah nilai FCR, makin bagus. Namun, berbeda dengan SR yang mana sebisa mungkin nilai akhirnya harus tinggi atau mendekati angka 100%.

Dari hasil penghitungan tadi dapat disimpulkan bahwa tambak Pak Andi sudah optimal. Baik dari segi penebaran pakan maupun benih udang.

Cara Mengukur FCR dan SR dalam Bisnis Udang Vaname dengan eFishery

Untuk mendapatkan hasil penghitungan FCR dan SR yang akurat dan cepat tidak perlu lagi menggunakan rumus di atas. Kabar baiknya, kini Anda bisa langsung Cek FCR dan SR di Aplikasi Tambak Udang dari perusahaan eFishery yang sudah membantu banyak penambak udang dalam mengoptimalkan produktivitas tambak mereka.

Tidak hanya FCR dan SR, Anda juga bisa melakukan pengukuran otomatis terkait pertumbuhan budi daya udang vaname lainnya hanya dalam hitungan detik! Langsung Download Kalkulator Budidaya Udang sekarang untuk merasakan kemudahan memprediksi pertumbuhan tambak Anda dengan fitur Kalkulator Budidaya di Aplikasi eFarm yang mudah, cepat, dan akurat.

EDITOR

Sri Agustina


loading...



Komentar


Berita Terkait