#pialadunia

Inggris Selangkah Lagi Tembus Piala Dunia 2022

Inggris Selangkah Lagi Tembus Piala Dunia 2022
Harry Kane-Foto: AFP/GLYN KIRK


London (Lampost.co) -- Harry Kane membawa Tim Nasional Inggris semakin kokoh di puncak klasemen Gurp I kualifikasi Piala Dunia 2022 zona Eropa usai mencetak hattrick buat negaranya dalam kemenangan 5-0 atas Albania, Sabtu, 13 November 2021, dini hari WIB.

 

Pasukan Gareth Southgate hanya membutuhkan hasil imbang di kualifikasi terakhir mereka di San Marino, Senin pekan depan, untuk memastikan tempat mereka di Piala Dunia 2022 Qatar.

Harry Maguire membuat Inggris unggul di awal babak pertama. Jordan Henderson juga mencetak gol dari lima gol yang dicetak di babak pertama untuk meuncaki klasemen Grup I itu.

Yang menjadi sorotan adalah striker Tottenham Harry Kane dengan hattricknya. Kane mengungguli pencapaian Wayne Rooney, untuk membuat rekor Inggris dengan mencetak 39 gol dalam 55 pertandingan internasional.

Sementara Rooney masih memegang rekor Inggris di semua kompetisi dengan 53 gol. Kane sekarang baru menyamai pencapaian Jimmy Greaves dengan 44 gol.

Kane seperti diketahui telah mengalami paceklik gol untuk Tottenham. Ia hanya mencetak satu gol dalam 10 penampilan Liga Premier musim ini. Dia mengakui telah berjuang secara mental dan fisik sejak kekalahan menyakitkan di final Euro 2020 Inggris yang kalah adu penalti melawan Italia, Juli lalu.

Pemain berusia 28 tahun yang gagal bergabung dengan Manchester City di akhir musim, ternyata masih tetap produktif untuk Timnas Inggris.

"Tekanannya sedikit. Setiap kali saya mendapatkan peluang saya merasa saya akan mencetak gol dan ada beberapa di luar sana hari ini. Saya bisa memiliki enam," kata Kane.

Menang, Inggris kini di puncak dan unggul tiga poin dari Polandia di posisi kedua. Inggris yang belum terkalahkan dalam grup, berpeluang lolos karena tinggal berhadapan dengan tim kecil, San Marino, di laga terakhir Selasa dini hari pekan depan

Hasil imbang melawan Polandia dan Hongaria dalam dua dari tiga kualifikasi sebelumnya, memicu anggapan bahwa Inggris kehabisan tenaga setelah kegagalan di Euro 2020.

Namun Southgate menuntut performa tempo lebih tinggi kepada pemainnya. Para pemain memberikan respons tantangan tersebut.

“Babak pertama sangat fantastis, kami juga sudah bermain untuk waktu yang lama,” kata Southgate.

Hanya butuh sembilan menit bagi Inggris untuk memimpin setelah kapten Kane dijatuhkan oleh Klaus Gjasula melebar di sebelah kanan.

Reece James mengambil tendangan bebas, melepaskan umpan melengkung yang luar biasa ke tiang jauh di mana Maguire melepaskan sundulannya melewati kiper Albania Thomas Strakosha.

Momen bagus bagi Maguire setelah periode sulit dialami Manchester Unite. Maguire merayakan golnya dengan menempelkan jari di telinganya, seolah menunjukkan ia telah menahan cemoohan para pengkritiknya.

Kane kemudian mencetak gol kedua pada menit ke-18. Umpan Phil Foden memberi Henderson kesempatan melakukan umpan silang dan bola lob-nya memilih Kane, yang memiliki tugas sederhana untuk melewati Strakosha dari jarak lima yard.

Kane menjadi pengumpan pada menit ke-28, ketika umpannya diselesaikan Henderson dengan penyelesaian klinis.

Belum puas, Inggris melalui Kane kembali mencetak gol lagi pada menit ke-33, meluncur ke umpan Raheem Sterling sebelum mengarahkan tembakannya ke sudut jauh dari sudut sempit. Skor 4-0.

Kane menyelesaikan hattrick-nya dengan cara yang spektakuler di menit 46 babak pertama. Kane melayang di udara untuk menyambut sepak pojok Foden dengan tendangan gunting yang membobol gawang Strakosha.

Itu membuatnya menjadi pemain Inggris pertama yang mencetak hattrick sempurna, mencetak gol dengan sundulan, kaki kanan dan kaki kirinya, sejak David Platt melakukannya melawan San Marino pada 1993.

EDITOR

Winarko

loading...




Komentar


Berita Terkait