#beritalampung#beritabandarlampung#pajak

Ingatkan Bayar Pajak Kendaraan, Bapenda Kirim SMS Blast kepada Masyarakat

Ingatkan Bayar Pajak Kendaraan, Bapenda Kirim <i>SMS Blast</i> kepada Masyarakat
Tangkapan layar SMS Blast yang dikirimkan oleh Bapenda Provinsi Lampung.


Bandar Lampung (Lampost.co): Pemerintah Provinsi Lampung melalui Bapenda Pendapatan Daerah (Bapenda) Provinsi Lampung melakukan program SMS Blast, dimana program ini sebagai pengingat kepada masyarakat terkait ajakan untuk tidak mengabaikan pembayaran pajak kendaraan bermotor (PKB).

Sekretaris Bapenda Provinsi Lampung Jhon Novri mengatakan jika pesan singkat tersebut sudah mulai berlaku dan dikirimkan secara acak kepada masyarakat Lampung.

"Program ini sebagai pengingat agar masyarakat yang tidak membayar PKB lebih dari dua tahun akan dihapus identitas kepemilikannya. Program SMS Blast hanya untuk mengingatkan saja dan menyebarkan informasi secara acak," kata Jon Novri, Selasa, 29 November 2022.

Ia juga mengatakan jika SMS Blast merupakan salah satu upaya Bapenda untuk meningkatkan pengetahuan dan kesadaran masyarakat. 

"Program ini jadi sarana kita untuk menebarkan informasi terkait perpajakan. Untuk saat ini kita menekankan sosialisasi. Jadi masyarakat akan menerima pesan saat melalui titik tertentu," katanya. 

Sehingga saat masyarakat datangi salah satu lokasi misal kantor Gubernur, mal, dan pusat keramaian, secara otomatis akan ada SMS untuk mengingatkan pembayaran pajak, dengan informasi yang detail dengan klik website yang tertera di SMS. 

"Nanti 2023 kita ada program WA atau SMS reminder dengan tujuan mengingatkan wajib pajak agar memperpanjang pajak. Misal kendaraan kita jatuh tempo Februari 2023, nanti Januari akan ada pengingat agar masyarakat tidak lupa," jelas dia. 

"Bekerja sama melalui provider Telkomsel, selama satu bulan kita sebar SMS di titik tertentu. Anggaran kita untuk lakukan program ini tidak sampai Rp100 juta untuk memberikan SMS ke masyarakat. Sistemnya kita bayarkan ke provider sesuai jumlah nomer yang di SMS, akan disesuaikan dengan yang dikirimkan SMS," katanya.

EDITOR

Adi Sunaryo


loading...



Komentar


Berita Terkait