#wisatalampung

Infrastruktur Bendungan Simpang Mesuji Bahayakan Pengunjung

Infrastruktur Bendungan Simpang Mesuji Bahayakan Pengunjung
Dua anak sedang melihat lorong yang terbuat dari balok kayu ambruk. Lampost.co/Ridwan Anas


Mesuji (Lampost.co) -- Infrastruktur Bendungan Simpang Mesuji, Kecamatan Simpang Pematang, Mesuji, membahayakan pengunjung.


Sebab, sejumlah pengamanan sarana prasarana masih belum lengkap dan atap lorong yang terbuat dari balok kayu dibangun pada 2020 silam tengah lapuk. 

Kepala Bidang Pariwisata, Dinas Pariwisata dan Olahraga (Dispora) Mesuji, Made Lois, menjelaskan bendungan itu diresmikan awal tahun ini. Namun, masih belum beroperasi maksimal karena listrik yang masih belum masuk. 

"Pengelolaannya dipegang dinas dan dibantu pokdarwis. Untuk lorong balok kayu yang roboh adalah bangunan lama. Kerusakannya karena faktor cuaca dan ada beberapa yang diperbaiki, nanti sisanya segera diperbaiki," kata Made, Senin, 30 Mei 2022.

Menurutnya, keterbatasan anggaran menjadi kendala perbaikan pada sarana prasarana yang rusak. 

"Kalau ada anggaran maunya bangun pagar karena untuk menyerap pendapatan asli daerah (PAD) harus ada pembatas agar pengunjung masuk lewat satu pintu," ujarnya. 

Dengan minimnya sistem pengamanan di bendungan, dia imbau pengunjung agar berhati-hati. 

"Kami berharap jangan sampai ada kecelakaan. Sementara untuk jaga-jaga kami berdayakan pokdarwis," kata dia. 

EDITOR

Effran Kurniawan


loading...



Komentar


Berita Terkait