mebelpandemi

Industri Mabel Mulai Pulih di Masa Pandemi

Industri Mabel Mulai Pulih di Masa Pandemi
Lampost.co/Andi Apriadi


METRO (Lampost.co) -- Industri mebel kursi dan meja serta lemari di Kampung Negeri Ratu, Kecamatan Padang Ratu, Kota Metro, mulai merasakan pemulihan di tengah pandemi covid 19. Meski dampaknya masih sepi peminat usaha mebel terus berjalan.

Hanafi, pengusaha mabel mengatakan, dampak cavid 19 sejak beberapa bulan ini menyebabkan usaha membuat kursi, meja dan lemari dari bahan batang kayu ingas yang diproduksinya sempat mengalami penurunan karena tidak ada pemesan.

"Sejak covid ini hasil penjualan sempat menurun karena sepinya pemesan. Berbeda sebelum ada wabah covid. Kemungkinan orang nggak pesan lagi karena banyak kebutuhan lain dimasa pandemik ini," ujarnya Kamis, 19 November 2020.

Meski demikian, dirinya dan perajin mebel lainnya harus tetap bangkit dan memulihkan usaha yang dirintisnya sejak beberapa tahun lalu agar dapat memenuhi kebutuhan sehari-hari. 

"Kerjaan saya hanya inilah, kalau usaha ini sampai terpuruk terus saya mau usaha apalagi. Jadi meski di tengah pandemi covid 19 saya perajin mebel lainnya harus bangkit, meski sepi pemesan," kata dia.

Ia menuturkan, produksi meja, kursi dan lemari yang terbuat dari batang kayu ingas ini harganya masih lumayan tinggi. Karena menggunakan bahan kayu yang bagus dan kualitasnya tidak diragukan lagi. 

"Biasanya yang banyak pesan dari kalangan menengah ke atas. Untuk harga tergantung dengan desainnya yang lumayan rumit, untuk pemasaran saat ini nggak ada kendala," paparnya. 

Dia pun mengingatkan para perajin mebel lainnya harus terus berusaha meski wabah covid 19 belum berakhir dan mengajak masyarakat agar selalu menerapkan protokol kesehatan. 

"Yang penting usaha dimasa pandemi ini harus menjaga kesehatan dan menerapkan protokol kesehatan saja," tandasnya.

EDITOR

Setiaji Bintang Pamungkas

loading...




Komentar


Berita Terkait