#pssi#naturalisasipemain

Indra Sjafri Bantah Rumor PSSI Ingin Menaturalisasi Pemain Muda Brasil

Indra Sjafri Bantah Rumor PSSI Ingin Menaturalisasi Pemain Muda Brasil
Kantor PSSI. Antara/Hafidz Mubarak


Jakarta (Lampost.co) -- Direktur Teknik PSSI Indra Sjafri mengatakan kedatangan para pemain belia asal Brasil, yang usianya di kisaran 19 tahun, ke beberapa klub Liga 1 Indonesia tidak terkait dengan tim nasional.

"Itu urusan klub-klub Liga 1. Pemain yang dipanggil Timnas Indonesia tentu harus berpaspor Indonesia," ujar Indra dikutip dari laman resmi PSSI di Jakarta, Kamis, 20 Agustus 2020. 

Indra menegaskan pihaknya tidak memiliki kepentingan atas kebijakan-kebijakan klub tersebut. Selain itu, PSSI juga masih fokus menempa para pemain timnas U-19 yang tengah menjalani pemusatan latihan (TC) di Jakarta maupun tempat selanjutnya.

"Saat ini, kami terus mengasah kemampuan pemain menjelang turnamen Piala Asia U-19 2020 di Uzbekistan. Pelatih Shin Tae-yong memberikan berbagai menu latihan kepada pemain. Selanjutnya, sebelum ke Uzbekistan, kami akan melaksanakan TC di luar negeri terlebih dahulu," kata Indra.

Berita terkait: Timnas U-19 Lanjutkan TC ke Kroasia Akhir Agustus

Seperti diketahui, terdapat tiga klub Liga 1 Indonesia 2020 yang tengah menjajal kemampuan beberapa pemain Brasil yang berusia sekitar 19 tahun. Berkembang rumor, para pemain tersebut akan dinaturalisasi menjadi WNI untuk kepentingan Piala Dunia U-20 tahun 2021.

Arema FC mendatangkan Hugo Guilherme Corre Grillo dan Pedro Henrique Bartoli, Persija menjajal Thiago Apolina Pereira dan Maike Henrique Irine De Lima, sedangkan Madura United menguji coba Robert Junior Rodrigues Santos.

Rumor tersebut semakin kuat saat Ketua Umum PSSI Mochamad Iriawan melakukan seminar daring pada Juli lalu. Saat itu, lembar presentasinya menunjukkan Pedro dan Maike Henrique sebagai pemain muda yang paling berpotensi untuk dinaturalisasi. 

EDITOR

Medcom

loading...




Komentar


Berita Terkait