#pekerjamigran

Indonesia Setop Kirim PMI ke Malaysia

Indonesia Setop Kirim PMI ke Malaysia
Pekerja migran indonesia (PMI). Ilustrasi


Jakarta (Lampost.co) -- Pemerintah Indonesia untuk sementara menghentikan penempatan pekerja migran indonesia (PMI) ke Malaysia. 

Direktur Perlindungan WNI dan BHI Kementerian Luar Negeri RI (Kemenlu RI), Judha Nugraha, mengatakan Indonesia menemukan bukti Malaysia melakukan system maid online (SMO) yang tak memuat perlindungan secara jelas.

“Karena dalam pekerja PMI tidak melalui tahapan-tahapan persiapan, seperti pelatihan, penjelasan kontrak kerja dan sebagainya. Mereka (PMI) masuk ke Malaysia menggunakan visa turis dan bisa di dieksploitasi,” kata Nugraha, dikutip dari Medcom.id, Senin, 18 Juli 2022.

SMO merupakan penempatan pekerja migran secara langsung tanpa melalui agensi. Sistem tersebut mulai diterapkan sejak 2018.

Pada April lalu, Indonesia dan Malaysia meneken nota kesepakatan penerimaan dan perlindungan PMI di sektor domestik atau asisten rumah tangga. 

Pada pasal 3 poin C dalam MOU itu kedua negara sepakat penempatan PMI sektor domestik dari Indonesia ke Malaysia dilakukan melalui one channel system.

"Jadi pasca-penandatanganan MoU pada tanggal 1 April yang lalu, untuk implementasinya kedua negara akan membangun integrasi sistem one channel system. Yakni sistem bersama kedua negara yang saat ini sedang dibangun,” jelas Judha.

Kedutaan RI di Kuala Lumpur sebagai perwakilan Indonesia menyampaikan putusan itu pada Kementerian Sumber Daya Manusia Malaysia, usai menyampaikan penghentian sementara.

Kementerian SDM Malaysia menyatakan akan membahas masalah tersebut dengan Kementerian Dalam Negeri Malaysia. 

 

 

EDITOR

Effran Kurniawan


loading...



Komentar


Berita Terkait