#transformasidigital#kominfo

Indonesia-Rumania Buka Peluang Kerja Sama Transformasi Digital 

Indonesia-Rumania Buka Peluang Kerja Sama Transformasi Digital 
Menkominfo Johnny G. Plate saat Pertemuan Bilateral dengan Menteri Riset, Inovasi dan Digitalisasi Rumania Sebastian-Loan Burduja di Palace of Parliament, Bucharest, Rumania, Rabu, 29 September 2022. (Foto:Dok.Kominfo)


JAKARTA (Lampost.co)--Menteri Komunikasi dan Informatika Johnny G. Plate mengadakan Pertemuan Bilateral dengan Menteri Riset, Inovasi dan Digitalisasi Rumania Sebastian-Loan Burduja. Dalam pertemuan itu, kedua menteri membahas peluang kerja sama di bidang transformasi digital dan keamanan siber.

“Kami mendiskusikan perkembangan ekosistem digital antar kedua negara, baik terkait digital talent, cyber security, radio communications, hingga upstream dan downstream teknologi informasi dan komunikasi (TIK). Termasuk di dalamnya potensi-potensi membangun hubungan di sektor digital ekonomi, e-commerce, fintech, edutech, healttech peningkatan kerja sama," jelasnya usai pertemuan bilateral di Palace of Parliament, Bucharest, Rumania, Rabu, 29 September 2022.

Menkominfo menyatakan Pemerintah Republik Indonesia dan Rumania sama-sama sepakat untuk memprioritaskan pembangunan infrastruktur teknologi informasi dan komunikasi.

"Kami memiliki pandangan yang sama tentang bagaimana negara-negara maju (mengembangkan ekosistem digital). Rumania dan Indonesia sepakat untuk bertukar pikiran dan mengembangkan pembangunan TIK di hulu dan hilir," jelasnya. 

Menteri Johnny juga menjelaskan Indonesia telah cukup berkembang di bidang e-commerce dan berbagai sektor digital lainnya.

"Kita mempunyai dua decacorn, 14 unicorn dan ribuan digital startup yang mana Rumania juga mempunyai talenta digital yang bagus. Barangkali bisa kita kerja sama dan membangun relasi yang konkret di bidang digital, ekonomi dan radio communications," ujarnya.

Sementara itu, Menteri Riset, Inovasi dan Digitalisasi Rumania Sebastian-Loan Burduja menilai Indonesia dan Rumania memiliki banyak kesamaan dalam pembangunan ekosistem digital.

"Kami memiliki chemistry yang sangat positif di sini, meskipun kami baru saja bertemu, saya pikir akan saling mendukung dan tim kami telah bekerja sama untuk waktu yang lama. Kami saling mendukung untuk pencalonan satu sama lain di Dewan Council," ujarnya.

Menurut Menteri Sebastian-Loan, Pemerintah Rumania akan terus menjajaki beberapa jalur kebijakan yang sangat baik khususnya dalam penggelaran teknologi 5G, sekaligus tindak lanjut MoU tentang transformasi digital yang sedang berjalan serta memastikan sumberdaya manusia digunakan secara maksimal.

"Sekali lagi, terima kasih banyak atas kesempatan untuk berada di sini, semua penghargaan kami kepada Indonesia yang tidak hanya negara dengan sejarah yang luar biasa, tetapi negara yang melihat ke masa depan dan sedang membangun ekonomi yang akan tetap kompetitif dan memimpin dunia," tandasnya.

Menteri Sebastian-Loan menyampaikan apresiasi dan terima kasih kepada Pemerintah Indonesia atas dukungan selama pelaksanaan ITU PP 2022. Ia juga berharap dapat meningkatkan kerja sama di sektor digital antara Indonesia dan Rumania

"Ke depan, kami berharap dapat belajar dari kisah sukses Indonesia dalam menciptakan unicorn, memfasilitasi ekosistem inovasi yang memanfaatkan sumber daya manusia bahwa negara ini memiliki bangsa yang hebat dan sekali lagi ada banyak hal yang harus dipelajari dari itu," tuturnya.

Berkaitan dengan keamanan siber, Menteri Sebastian-Loan Burduja juga berharap Pemerintah Rumania dapat berkontribusi dalam hal keahlian keamanan siber yang merupakan salah satu perhatian serius.

"Tentu saja termasuk komponen siber serta keahlian kami dalam penelitian dan pengembangan pusat akademik. Kami sangat berharap untuk melanjutkan kemitraan ini," tuturnya.

Dalam pertemuan bilateral dengan Menteri Riset, Inovasi dan Digitalisasi Rumania Sebastian-Loan Burduja, Menkominfo Johnny G. Plate didampingi Sekretaris Jenderal Mira Tayyiba, Direktur Jenderal Sumber Daya dan Perangkat Pos dan Informatika Ismail, serta Direktur Utama Badan Aksesibilitas Telekomunikasi dan Informasi Anang Latif.

EDITOR

Sri Agustina


loading...



Komentar


Berita Terkait