#bulutangkis

Indonesia Open Diyakini Lebih Kompetitif dan Bertabur Bintang

Indonesia Open Diyakini Lebih Kompetitif dan Bertabur Bintang
Konferensi pers Indonesia Open 2022. dok. PBSI


Jakarta (Lampost.co) -- Turnamen East Ventures Indonesia Open 2022 siap digelar di Istora Gelora Bung Karno, Senayan, Jakarta, 14--19 Juni. Seluruh persiapan untuk menyambut gelaran berhadiah total 1,2 juta dolar AS, siap demi menyambut para pemain top dunia.

Kesiapan tersebut disampaikan oleh Sekjen PP PBSI Muhammad Fadil Imran dalam jumpa media di Istora, Senin, 13 Juni, siang. Panitia siap menyambut pebulu tangkis dunia untuk tampil di Istora Gelora Bung Karno Senayan.

Setelah pada turnamen Indonesia Masters 2022 beberapa pemain absen, pada East Ventures Indonesia Open 2022, pebulu tangkis dunia asal Jepang seperti Akane Yamaguchi, Kento Momota, Nozomi Okuhara hingga Yuta Watanabe/Arisa Higashino, dan Takuro Hoki/Yugo Kobayashi siap berlaga.

Tidak heran turnamen level super 1000 kali ini akan berlangsung jauh lebih kompetitif pada setiap babaknya dengan seluruh pemain bintang hadir ke Jakarta.

"Seluruh atlet siap bertanding di East Ventures Indonesia Open 2022. Kami sampaikan persiapan seluruhnya siap digelar mulai 14--19 Juni mendatang di Istora Gelora Bung Karno, Senayan," kata Fadil Imran.

"Turnamen ini istimewa karena masuk ke dalam super 1000 dalam kalender BWF dengan hadiah sebesar USD 1,2 juta. Tidak hanya itu beberapa pemain kelas dunia dari Jepang khususnya akan turun seperti Akane Yamaguchi, Kento Momota, Nozomi Okuhara," ungkapnya.

Kehadiran pemain kelas dunia di Jakarta akan menambah persaingan ketat antar pemain dan bisa memacu prestasi pebulu tangkis Tanah Air berkembang jauh lebih baik.

Terlebih pada turnamen kali ini, selepas tahun lalu digelar di Bali dengan sistem gelembung, pada kesempatan kali ini penonton bisa kembali dihadirkan langsung.

"Kehadiran pemain top di turnamen ini seperti perang bintang jilid dua, setelah sebelumnya di Indonesia Masters 2022," sebut Fadil Imran.

"Akan ada adu gengsi, mental, fisik, dan teknik. Hanya yang membedakan faktor atmosfer. Semoga dengan kehadiran suporter bisa mencapai sukses penyelenggaraan dan sukses prestasi," tutunya.

EDITOR

Effran Kurniawan


loading...



Komentar


Berita Terkait