#Covid-19Indonesia#Vaksin

Indonesia Amankan 83,9 Juta Dosis Vaksin Hingga Akhir Mei

Indonesia Amankan 83,9 Juta Dosis Vaksin Hingga Akhir Mei
Ilustrasi vaksin covid-19. AFP


Jakarta (Lampost.co) -- Indonesia berhasil mengamankan puluhan juta dosis vaksin covid-19 sejak Desember 2020 hingga akhir Mei 2021. Teranyar, Indonesia menerima delapan juta bahan baku Vaksin Sinovac pada tahap ke-13, Selasa, 25 Mei 2021.

“Per Selasa, 25 Mei 2021, Indonesia sudah menerima 83.910.500 dosis vaksin,” dikutip dari laman resmi covid19.go.id, Jumat, 28 Mei 2021.

Dosis vaksin itu terdiri atas 73,5 juta bahan baku Vaksin Sinovac. Bahan baku diolah PT Bio Farma menjadi sekitar 59 juta dosis vaksin.

Indonesia juga menerima vaksin siap pakai. Rinciannya, 3 juta dosis dari Sinovac, 6.410.500 dosis dari AstraZeneca, dan 1 juta dosis dari Sinopharm.

Pemerintah mengupayakan stok vaksin untuk bisa mencapai target 181,5 juta orang. Hal itu agar herd immunity atau kekebalan kelompok terbentuk.

Pada tahap pertama, pemerintah telah menerima Vaksin Sinovac sebanyak 1,2 juta dosis pada 6 Desember 2020. Kemudian, vaksin tahap kedua sebanyak 1,8 juta dosis tiba di Tanah Air pada 31 Desember 2020.

Pada tahap ketiga, vaksin yang tiba di Tanah Air sebanyak 15 juta. Lalu pada 2 Februari 2021 vaksin tahap keempat datang sekitar 10 juta dosis dengan satu juta dosis overfill.

Kedatangan kelima bertambah lagi 10 juta Vaksin Sinovac. Tahap keenam, 8 Maret 2021 Indonesia kedatangan vaksin Vaksin AstraZeneca 1,1 juta dosis.

Tahap ketujuh, Indonesia mendapat 16 juta dosis vaksin termasuk 1,5 juta overfill. Lalu pada tahap kedelapan 6 juta bahan baku vaksin dari Sinovac kembali dikirim ke Tanah Air.

Tahap kesembilan sebanyak 3,8 juta Vaksin AstraZeneca tiba di Tanah Air. Kedatangan vaksin hasil kerja sama dengan The Global Alliance for Vaccines and Immunisation (GAVI)-World Health Organization (WHO).

Tahap ke-10 datang pada 30 April 2021. Sebanyak enam juta dosis Vaksin Sinovac dalam bentuk bahan baku (bulk) dan 482 ribu dosis vaksin dalam bentuk jadi Vaksin Sinopharm diterima Indonesia.

Tahap ke-11 Indonesia menerima tambahan 500 ribu vaksin jadi dari Sinopharm yang datang pada 1 Mei 2021. Kemudian 1,3 juta dosis vaksin jadi AstraZeneca diterima Indonesia pada tahap ke-12 pada Sabtu, 8 Mei 2021.

Vaksin untuk Indonesia

Dalam upaya mendukung vaksinasi di Tanah Air, Media Group bersama Slank menggelorakan kampanye sosial bertajuk "Vaksin untuk Indonesia". Kampanye ini adalah upaya untuk bersama-sama bangkit dari pandemi dan memupuk optimisme menuju normal baru dengan terus menjaga kesehatan fisik dan mental. Vaksin dalam tajuk ini bukan saja berarti "obat" atau "anti-virus", tetapi juga upaya untuk menguatkan kembali mental dan spirit kita di tengah kesulitan akibat pandemi.

"Slank dan Media Group bikin gerakan yang bertema 'Vaksin untuk Indonesia'. Berharap lewat musik dan dialog, acara ini bisa menyemangati dampak pandemi yang mengenai kehidupan kita, supaya tetap semangat. Kita hibur supaya senang, supaya imun kita naik juga. Mengajak masyarakat untuk jangan takut untuk divaksin. Ini salah satu solusi untuk lepas dari pandemi," terang drummer Slank, Bimo Setiawan Almachzumi alias Bimbim.

Program "Vaksin untuk Indonesia" tayang di Metro TV setiap hari Jumat, pukul 20.05 WIB. Dalam tayangan ini, Slank bukan saja menyuguhkan musik semata, tetapi juga menampilkan perjalanan ke sejumlah tempat dan berinteraksi dengan masyarakat dari berbagai latar belakang sosial.

EDITOR

Winarko

loading...




Komentar


Berita Terkait