#rekrutmrnppk#kecurangan

Indikasi Kecurangan, Peserta PPK Buyut Udik Layangkan Surat ke DKPP

Indikasi Kecurangan, Peserta PPK Buyut Udik Layangkan Surat ke DKPP
Salah satu peserta rekrutmen PPK saat melengkapi berkas syarat pendaftaran sebagai panitia pemilihan kecamatan di KPU Lamteng. (Foto:Lampost.co/Raeza Handanny Agustira)


Gunungsugih (Lampost.co)-- Peserta rekrutmen Panitia Pemilihan Kecamatan (PPK) di Kabupaten Lampung Tengah, akan melayangkan laporan kepada Dewan Kehormatan Penyelenggara Pemilih (DKPP), terkait adanya indikasi kecurangan dalam rekrutmen PPK yang dilakukan oleh KPU setempat.

Hal tersebut disampaikan Kiki, salah satu peserta rekrutmen PPK dari Kampung Buyut Udik, Kecamatan Gunungsugih. Ia meminta kepada Bawaslu usegera menindak lanjuti adanya hal tersebut.

"Saya akan mengambil langkah, dengan melaporkan KPU Lampung Tengah kepada DKPP. Selain itu, saya berharap kepada Bawaslu untuk dapat profesional dalam pengawasan pelaksanaan tahapan pemilu," kata Kiki, Minggu, 18 Desember 2022.

Laporan akan segera dilayangkan, supaya kedepan tidak ada lagi kecurangan atau yang lagi tren saat ini, di juluki sebagai peserta titipan, paparnya.

Sementara, Ketua Bawaslu Lampung Tengah, Harmono menerangkan bahwa telah melakukan tindak lanjut prihal adanya persoalan yang timbul dari rekrutmen PPK oleh KPU Lamteng.

"Kami sedang melakukan penelusuran terkait hal tersebut (Tudingan Terhadap KPU melakukan Kecurangan). Kami akan panggil KPU juga untuk melakukan pendalaman," terang Harmono.

Ia menjelaskan, Bawaslu bakal bekerja secara profesional prihal penanganan persoalan tersebut. Pasalanya, jika KPU Lamteng terbukti melakuka  ke curangan, maka pihaknya akan mengeluarkan rekomendasi berupa penanganan pelanggaran.

"Kami akan registrasi untuk dilakukan penanganan pelanggaran kode etik," tegasnya.

Terpisah, Ketua KPU Lampung Tengah Irawan Indra Jaya menerangkan bahwa jika terdapat peserta yang tidak puas terkait hasil dari rekrutmen PPK, di persilahkan untuk melayangkan surat ke KPU. "Layangkan saja surat ke KPU, dengan identitas yang jelas," kata Ketua KPU.

EDITOR

Sri Agustina


loading...



Komentar


Berita Terkait