#lingkungan#prestasi

Indeks Kualitas Lingkungan Hidup Lambar Terbaik Kedua se-Lampung

Indeks Kualitas Lingkungan Hidup Lambar Terbaik Kedua se-Lampung
Kepala Dinas Lingkungan Hidup Lambar, M Henry Faisal. Lampost.co/Eliyah


Liwa (Lampost.co) -- Kementerian Lingkungan Hidup dan Kehutanan (LHK) menetapkan Indeks Kualitas Lingkungan Hidup (IKLH) Kabupaten Lampung Barat (Lambar) tahun 2021 menempati urutan terbaik kedua di Provinsi Lampung.


Berdasarkan hasil penilaian Kementerian LHK, nilai IKLH Lambar masuk dalam kategori sedang, yakni sebanyak 65,99 poin.

Kepala Dinas Lingkungan Hidup Lambar, M Henry Faisal menjelaskan, IKLH Lambar hanya selisih beberapa poin di bawah Kabupaten Pesisir Barat.

"Penilaian IKLH Lambar tahun 2021 ditopang oleh kondisi wilayah yang masih banyak tertutup oleh kawasan hutan," kata dia, Rabu, 19 Januari 2022. 

Baca: Lambar Sabet Juara 1 Kategori Kabupaten Inovatif IGA 2021

 

Untuk meningkatkan nilai IKLH itu, kata dia, pihaknya akan meningkatkan umlah ruang terbuka hijau (RTH). Selain itu juga akan meningkatkan kerja sama dengan berbagai pihak untuk meningkatkan fungsi kawasan hutan. 

"Semakin banyak lahan yang tertutup pepohonan, maka akan kian baik IKLH-nya," terang dia. 

Henry menambahkan, penilaian IKLH itu meliputi beberapa komponen yang wajib tersedia, yaitu Indeks Kualitas Air (IKA), Indeks Kualitas Udara (IKU), dan Indeks Kualitas Lahan (IKL).

"Masing-masing komponen tersebut dinilai berdasarkan parameter khusus," jelas Henry.

Penilaian sampling air dilakukan di 11 kecamatan yang terdiri 15 titik sungai dan danau, ditambah pengambilan sampel pada lima titik lahan Tempat Pembuangan Akhir (TPA) Bahway.

"Pengambilan sampel air di Kecamatan Balikbukit antara lain dilakukan di Way Sindaplapay, Way Jurak, Way Robok," kata dia.

Sementara di Kecamatan Sukau, pengambilan sampel air dilaksanakan di Way Warkuk. Kecamatan Lombok Seminun di Danau Ranau, Kecamatan Batubrak Way Salang, Kecamatan Belalau di Way Semangka, dan beberapa kecamatan lainnya.

Sedangkan pengambilan sampling udara dilakukan di kawasan Perkantoran Pemkab Lambar. Kemudian di kawasan transportasi di Terminal Pasar Liwa, juga kawasan perumahan penduduk dan area perindustrian.

"Hasil akumulasi dari seluruh pengambilan sampling di Lambar melampaui target yang ditetapkan, yakni 64,75," pungkas dia.

EDITOR

Sobih AW Adnan


loading...



Komentar


Berita Terkait