lambarorangasing

Imigrasi Non TPI Kotabumi Ajak Timpora Lambar Awasi Orang Asing

Imigrasi Non TPI Kotabumi Ajak Timpora Lambar Awasi Orang Asing
Lampost.co/Eliyah


LIWA (Lampost.co) -- Tim imigrasi kls III non Tempat Pemeriksaan Imigrasi (TPI) Kotabumi melaksanakan rapat koordinasi dengan tim pengawasan orang asing (timpora) kabupaten Lampung Barat.

Dalam kegiatan itu, Kepala kantor Imigrasi kls III non TPI Kotabumi Amrulloh Shodiq, menyampaikan Rakor tersebut untuk meningkatkan sinergi sesama Timpora dalam rangka pelaksanaan pengawasan orang asing yang ada di wilayah kerjanya.

Ia mengajak Timpora Lambar untuk bersinergi melakukan tugas pengawasan terhadap keberadaan orang asing.

Sementara itu, asisten I Pemkab Lambar Wasisno Sembiring, mengatakan keberadaan orang asing di Lambar cukup minim.

Kendati demikian, upaya pengawasan terhadap orang asing tetaplah dilaksanakan. Sebab masyarakat Lambar ini ada juga yang bekerja keluar negeri. Kemudian ditengah pandemi ini biasanya tenaga kerja ke luar negeri itu, ada yang pulang karena itu perlu pengawasan agar jangan sampai kebobolan.

Kedatangan orang asing yang sulit terpantau itu adalah mereka yang masuk melalui jalur darat. Sedangkan untuk mereka yang masuk melalui jalur udara biasanya Imigrasi sudah ada yang bertugas di Bandaranya.

"Yang perlu diantisipasi itu adalah jika ada warga perantau keluar negeri kemudian pulang membawa orang asing," kata Wasisno.

Pentingnya pengawasan terhadap orang asing itu adalah untuk meningkatkan stabilitas keamanan dan ketertiban umum, kewaspadaan terhadap segala dampak negatif yang timbul akibat perlintasan orang antar negara.

Peningkatan arus lalulintas dan kegiatan orang asing yang tidak diikuti dengan peningkatan pengawasan akan  menyebabkan terjadinya berbagai kerawanan dan instabilitas sosial. Seperti berbagai kasus kriminal di daerah lainya yang telah berhasil diungkap, yang ternyata banyak melibatkan orang asing salahsatunya kasus barkoba, kejahatan dengan teknologi IT, imigran gelap dan sebagainya. 

Oleh karena itu koordinasi pengawasan dan pemantauan kegiatan orang asing di daerah perlu dilaksanakan sebagai upaya untuk mencegah masuknya pengaruh negatif perilaku orang asing maupun aktivitas ilegal yang memang ditujukan untuk kepentingan negara asal orang asing tersebut. 

Pengawasan ini adalah untuk menjaga nilai-nilai identitas kebangsaan dari berbagai pengaruh buruk budaya luar yang tidak sesuai, serta mencegah inviltrasi kepentingan asing yang dapat mengancam keutuhan dan kedaulatan NKRI serta mengganggu keamanan dan ketertiban umum.

EDITOR

Setiaji Bintang Pamungkas

loading...




Komentar


Berita Terkait