#bencanaalam

Begini Langkah Mitigasi Risiko Gempa

Begini Langkah Mitigasi Risiko Gempa
Ilustrasi mitigasi bencana.


Bandar Lampung (Lampost.co) -- Kabid Kedaruratan dan Logistik BPBD Kota Bandar Lampung, Gustriansyah, menyebutkan berdasarkan siklus waktu penanganan bencana dibagi empat kategori, yakni sebelum bencana, saat bencana, setelah bencana, dan pascabencana.

"Mitigasi bencana segala upaya mulai dari pencegahan sebelum suatu bencana terjadi sampai dengan penanganan usai suatu bencana terjadi. Pasca bencana itu meliputi pemulihan, penyembuhan, perbaikan, dan rehabilitasi," kata Gustriansyah, Rabu, 7 Desember 2022.

Menurut dia, mitigasi menjadi hal penting yang perlu diketahui untuk mengurangi dampak bencana. 

"Kami setiap tahun ada kalender mitigasi bencana yang selalu dilaksanakan bersama stakeholder terkait untuk banjir, tsunami, hingga gempa bumi," ujarnya. 

Apalagi, Lampung sebagai wilayah yang memiliki resiko tinggi atas bencana gempa bumi. 

Berikut langkah yang bisa dilakukan sebelum gempa yang dapat mengurangi dampak: 

1. Mendirikan bangunan sesuai aturan baku (tahan gempa)

2. Kenali lokasi bangunan tempat tinggal. 

3. Tempatkan perabotan pada tempat yang proporsional. 

4. Siapkan peralatan, seperti senter, P3K, dan makanan instan di rumah. 

5. Periksa penggunaan listrik dan gas. 

6. Catat nomor telepon penting, seperti BPBD, BMKG, dan Basarnas. 

7. Kenali jalur evakuasi. 

8. Ikuti kegiatan simulasi mitigasi bencana gempa yang dilakukan pemerintah. 

Ketika terjadi gempa:

1. Tetap tenang. 

2. Hindari berdiam diri di sekitar bangunan tinggi

3. Perhatikan tempat berdiri kemungkinan ada retakan tanah

4. Turun dari kendaraan dan jauhi pantai

5. Mencari tanah lapang

Setelah gempa:

1. Cepat keluar dari bangunan.

2. Jika ada yang terluka, lakukan pertolongan pertama.

3. Hindari bangunan yang berpotensi roboh.

EDITOR

Effran Kurniawan


loading...



Komentar


Berita Terkait