#Covid-19lampung

IDI Minta Status Zona Kelurahan Dibuka ke Warga

IDI Minta Status Zona Kelurahan Dibuka ke Warga
Ilustrasi. Antara Foto


Bandar Lampung (Lampost.co) -- Dalam penerapan pemberlakuan pembatasan kegiatan masyarakat (PPKM) mikro, satgas memperkecil status zona hingga tingkat kelurahan atau desa. Menurut Ketua IDI Bandar Lampung dr Aditya M Biomed data status zona tersebut harus dibuka ke masyarakat.

Ia mengatakan, jika data itu dibuka maka masyarakat akan mengetahui bahaya di lingkungannya. Hal tersebut akan membuat warga lebih waspada dalam melakukan kegiatan sosial.

Menurutnya hal itu juga bisa menurunkan tingkat mobilitas warga. Dengan begitu resiko terjadinya penularan juga akan semakin kecil.

"Kalau menurut saya perlu itu, jadi masyarakat itu sadar tempat tinggalnya di zona merah sehingga tidak menggelar kegiatan beramai-ramai," ujarnya, Senin, 28 Juni 2021.

Menurutnya selama ini hal tersebut tidak terjadi. Masyarakat melanggar prokes sebab tidak tahu bagaimana status zona di lingkungannya.

Sebaliknya, lanjut dia, bagi masyarakat di zona hijau bisa diberi kesempatan menghidupkan kegiatan esensial. Sehingga masyarakat di zona merah juga termotivasi untuk taat prokes.

"Masyarakat juga mendapatkan alasan rasional kenapa harus prokes dan di rumah saja," ungkap Kepala UTD PMI Lampung itu.

EDITOR

Winarko

loading...




Komentar


Berita Terkait