#Covid-19lampung

IDI: Ancaman Tertular Covid-19 Lebih Besar di Musim Hujan

IDI: Ancaman Tertular Covid-19 Lebih Besar di Musim Hujan
Ketua IDI Cabang Lamsel, Wahyu Wibisana saat wawancarai awak media belum lama ini. Lampost.co/Armansyah


Kalianda (Lampost.co) -- Ikatan Dokter Indonesia (IDI) Cabang Lampung Selatan (Lamsel) mengimbau masyarakat untuk kian waspada terhadap penyebaran virus Covid-19. Pasalnya, musim penghujan berpeluang menjadi penyebab makin tingginya angka kasus penularan virus tersebut.

Ketua IDI Cabang Lamsel, Wahyu Wibisana memprediksi angka persebaran Covid-19 bakal naik lebih tinggi di musim penghujan. Ia berpendapat, kondisi yang lembab bisa mempengaruhi penyebaran virus. 

"Sekarang ini yang mesti diwaspadai masyarakat adalah memasuki musim penghujan. Soalnya, dengan kondisi lembab ini bisa mempengaruhi angka penyebaran virus corona," kata dia melalui sambungan telepon, Rabu, 27 Januari 2021.

Dia meminta masyarakat selalu disiplin dalam menerapkan protokol kesehatan (Prokes) dengan memakai masker, mencuci tangan, dan menjaga jarak.

"Apalagi kalau situasinya disertai bencana baik bencana banjir atau lonsor. Tentu situasinya akan lebih tambah parah penyebaran virus Covid-19 tersebut," kata dia. 

Wahyu juga menilai, kualitas suhu di musim hujan lebih memudahkan timbulnya potensi penyebaran virus. Misalnya dimulai dari timbulnya penyakit batuk dan pilek mengakibatkan imun tubuh lemah. 

"Sehingga, paru-parunya mudah terserang," kata dia.

Hal senada diungkapkan salah satu dokter di Puskesmas Palas, Suhermanto. Dia mengatakan masyarakat diminta menjaga pola hidup bersih dan sehat. Kemudian, menerapkan prokes terutama ketika di luar rumah. 

"Di musim penghujan masyarakat bisa menjaga kebersihan lingkungan dan tetap patuh dengan prokes supaya bisa mencegah penyebaran virus Covid-19," kata dia. 

EDITOR

Sobih AW Adnan

loading...




Komentar


Berita Terkait