#beritalampung#beritapesawaran#ekbis

Ide Kreatif Masyarakat Desa Kotajawa Pesawaran Olah Kulit Pisang Jadi Keripik

Ide Kreatif Masyarakat Desa Kotajawa Pesawaran Olah Kulit Pisang Jadi Keripik
Ilustrasi kulit pisang sebelum diolah. Foto: Google Images


Pesawaran (Lampost.co): Dalam rangka meningkatkan perekonomian masyarakat Desa Kotajawa, Kecamatan Punduh Pedada, Pesawaran, pemerintah desa setempat membuka destinasi wisata dan meluncurkan produk keripik dari kulit pisang.

Kepala Desa Kotajawa Reva Naro mengatakan masyarakat desa setempat yang memiliki Usaha Mikro Kecil Menengah (UMKM) mencetuskan ide kreatif dengan mengolah kulit pisang menjadi penganan keripik.

"Alhamdulilah UMKM di Desa Kotajawa sudah berjalan dan dikerjakan beberapa kelompok. Dikerjakan langsung oleh ibu-ibu PKK. Sementara untuk pemasaran hasil UMKM (keripik kulit pisang) sementara ini kami masih melalui media sosial," kata dia, Jumat, 21 Oktober 2022.

Baca juga:  BPOM: Ini Yang Harus Diperhatikan Masyarakat Sebelum Membeli Obat

Menurutnya, masih ada beberapa kendala yang dihadapi pihaknya dalam mempromosikan hasil UMKM desa setempat, salah satunya kondisi jalan yang sangat memprihatinkan.

"Infrakstruktur terutama jalan kan menjadi salah satu faktor pendukung dalam kemajuan suatu daerah. Kalau jalan di tempat kami sudah bagus tentunya dapat mendukung pertumbuhan ekonomi di desa kami, karena akses jalan bagus perekonomian juga bagus. Maka dari itu kami memohon Pemerintah Provinsi Lampung untuk bisa memperbaiki infrastruktur di daerah kami khususnya untuk jalan," katanya.

Disamping mengembangkan UMKM, melihat letak geografis desa yang berada di pesisir, tentunya Desa Kotajawa memiliki lokasi pantai dan pulau yang dapat menjadi salah satu destinasi wisata unggulan yang ada di Pesawaran.

"Memang selama ini, pulau kita itu sudah sering dikunjungi oleh para wisatawan. Namun karena belum dikelola oleh pemerintah desa maupun masyarakat sekitar, sehingga belum ada pemasukan ke kami," ujarnya.

Kedepan pihaknya akan mengelola tempat wisata yang terletak di daerahnya, sehingga dapat meningkatkan perekonomian bagi masyarakat maupun warga yang memiliki kapal.

"Hal ini juga sesuai dengan program dari Pak Bupati, yang mana setiap desa dituntut untuk memiliki destinasi wisata unggulan. Hal ini bertujuan untuk meningkatkan perekonomian," ujar dia.

EDITOR

Adi Sunaryo


loading...



Komentar


Berita Terkait