#icmi

ICMI Lampung Helat Pengajian Virtual Jelang Idulfitri

( kata)
ICMI Lampung Helat Pengajian Virtual Jelang Idulfitri
Foto: Ketum ICMI Lampung, Prof. Dr. H. M. Yusuf S. Barusman, saat membuka acara Pengajian Virtual ICMI Lampung, Jumat (22/05/20). Dok ICMI Lampung


Bandar Lampung (Lampost.co) -- Pandemi Corona Virus Disease 2019 (Covid-19) membuat kegiatan ibadah selama Ramadaan dan Idulfitri 1441 H harus dilakukan di rumah.

Menyikapi hal tersebut, Ikatan Cendekiawan Muslim Indonesia (ICMI) Organisasi Wilayah Lampung (UBL) menggelar pengajian virtual bertema “Hikmah Ramadhan di Tengah Pandemi Covid-19” melalui aplikasi zoom, Jumat, 22 Mei 2020. Kegiatan tersebut dibuka langsung oleh Ketua Umum ICMI Orwil Lampung, Prof. Yusuf S. Barusman.

Pengajian virtual tersebut juga diikuti oleh ratusan peserta anggota ICMI dari Orwil Lampung, Organisasi Daerah (Orda) di berbagai Kabupaten, Organisasi Satuan (Orsat) di beberapa kampus di Lampung, Badan Organisasi Otonom (Batom) Asosiasi Pengusaha Muslimah (Alisa) Khadijah, Pusat Inkubasi Bisnis Usaha Kecil (PINBUK) dan anggota simpatisan ICMI lainnya.

“Saat ini kita prihatin tidak hanya karena adanya wabah virus korona ini akan tetapi juga dampak yang diakibatkannya seperti banyak saudara kita yang harus berjuang mempertahankan hidup karena kehilangan pekerjaannya, perekonomian kita yang tidak berjalan ditambah lagi permasalahan sosial lainnya, oleh karena itu kita butuh pencerahan supaya kita tetap kuat dalam menghadapi masa masa sulit ini”, kata Ketua Umum ICMI Orwil Lampung, Prof. Yusuf S. Barusman

Sementara itu, Dr. KH. A. Bukhari Muslim, yang menjadi penceramah pengajian tersebut mengatakan, Ramadhan yang berlangsung ditengah pandemi Covid-19 menghasilkan berbagai hikmah yang dapat dipetik, yakni hikmah penghapusan dosa, meninggikan derajat seseorang, hingga hikmah meningkatkan rasa bersyukur kepada Allah.

"Adanya ujian dan cobaan musibah korona seperti ini tiada lain Allah berharap agar kita menjadi hamba yang pandai bersyukur. Inilah apabila kita kaitkan dengan ibadah puasa yang sedang kita lakukan, biasanya manusia itu menyadari bahwa nikmat yang didapatkan itu sudah tidak ada ketika situasi seperti ini,” ujar Bukhari.

Seperti diketahui, Majelis Ulama Indonesia ( MUI) telah mengeluarkan Fatwa Nomor 28 Tahun 2020 terkait panduan kaifiat (tata cara) takbir dan salat Idulfitri di tengah pandemi virus corona. Meskipun begitu, diharapkan Hari Raya Idulfitri 1441 H dapat tetap berjalan hikmat di rumah masing-masing.

Ia juga berharap bahwa kaum muslimin menjadi hamba Allah yang selalu berbaik sangka kepada Allah SWT, jangan ada sepercikpun pikiran-pikiran negatif. 

"Maka lakukanlah salat Id di rumah masing-masing, toh ini hanya ibadah sunnah tidak melakukan pun tidak menjadi masalah. Ini yang bisa kita imbau, agar jangan sampai upaya-upaya yang telah kita lakukan selama kurang lebih 3 bulan dengan tetap di rumah, ternyata menjadi sia-sia lantaran Idul Fitri,” pungkas Bukhari.

EDITOR

Setiaji Bintang Pamungkas

loading...




Komentar


Berita Terkait