#penikaman#syekhalijaber#hukum

Ibu Penikam Syeh Ali Jaber Sebut Anaknya Sempat Mau Bunuh Diri

( kata)
Ibu Penikam Syeh Ali Jaber Sebut Anaknya Sempat Mau Bunuh Diri
Pernyataan Yayat Rohayati, ibu kandung pelaku penikaman Syekh Ali Jaber, Alfin Andrian (24), beredar di sosial media. Istimewa


Bandar Lampung (Lampost.co) -- Pernyataan Yayat Rohayati, ibu kandung pelaku penikaman Syekh Ali Jaber, Alfin Andrian (24), beredar di sosial media. Pernyataan itu diunggah dalam bentuk video oleh akun Youtube Ahlunazar 96, Minggu malam, 20 September 2020.

"Kami mengakui kesalahan anak saya Alfin Andrian terhadap Syekh Ali Jaber, tapi kami sebagai orang tua, orang tua mana yang tidak syok dengan kejadian ini semua, pasti saya syok banget, dan kaget melihat ini semua," ujar ibu pelaku dalam video tersebut.

Ia mengaku tinggal di Jambi, bukan di Bandar Lampung, setelah berpisah dengan ayah pelaku, M. Rudi. Kedatangannya dalam rangka dimintai keterangan oleh penyidik Polresta Bandar Lampung.

"Kami mau ada panggilan ke polres dan kami akan memenuhi panggilan polres tersebut," ujarnya.

Ia menjelaskan Alfin merupakan tiga bersaudara dan anak pertama. Dia mengaku menjadi TKW ke Hong Kong sekitar 2015.

"Pas saya sudah satu tahun di sana (Hong Kong) pada 2016, dengar kabar kalau anak saya Alfin Andrian mulai depresi, sudah itu dia mulai kami telepon pun biasanya lancar sopan, biasanya assalamualaikum, ibu apa kabar. Setelah saya dengar dari keluarga Alfin depresi, saya telepon selalu bicaranya ini siapa, tidak kenal dengan saya, dari situ lama kemudian ditambah rumah tangga saya dengan ayahnya goyah, itu dia tambah depresi," ujarnya.

Berita terkait: Besok, Berkas Tahap 1 Penikam Syekh Ali Jaber Dilimpahkan

Dia pun kembali mendengar kabar dari keluarganya, kalau depresi anaknya makin menjadi. "Lebih bertambah lagi sakitnya, suka kayak kesurupan, dan mendengar azan atau mengaji, dia selalu bilang bising, kupingnya itu selalu panas, terganggu, dan sempat dibawa ke klinik (Mitra Keluarga Pesawaran), khusus klinik sakit jiwa. Setelah dirawat di sana beberapa hari, diambil sama keluarga bapaknya dan keluarga saya pribadi. Alfin langsung ke Lampung Tengah, daerah Rengas sama kiai gitu, alhamdulillah dia mulai pulih ingatan dan kenal sama ibunya," katanya.

Lantas, sang ibu kembali mendapat kabar kalau Alfin hendak bunuh diri. "Sempat ada percobaan bunuh diri, di leher memang ada luka-luka, seset-an sayatan pisau, sempat saya dikirim foto sama adeknya, dari situ kami mencoba komunikasi dengan keluarga agar Alfin sehat kembali," katanya.

Sebelumnya, Polresta Bandar Lampung bakal melimpahkan berkas perkara tersangka penikaman ulama Syeh Ali Jaber ke Kejaksaan Negeri Bandar Lampung. Pelimpahan berkas perkara tahap 1 tersebut dilakukan pada Senin, 21 September 2020 setelah sebelumnya Polresta Bandar Lampung menggelar rekonstruksi pada Kamis, 17 September 2020, dengan memeragakan 17 adegan.

EDITOR

Muharram Candra Lugina

loading...




Komentar


Berita Terkait