#beritalampung#beritatanggamus#penemuanmayat

Ibu Pembuang Bayi di Bendungan Batu Tegi Ditangkap

Ibu Pembuang Bayi di Bendungan Batu Tegi Ditangkap
WN (40) warga Pekon Batu Tegi, Kecamatan Air Naningan, saat diperiksa petugas di Polres Tanggamus. Lampost.co/Rusdi


Kotaagung (Lampost.co): Upaya penyelidikan tim gabungan Tekab 308 Presisi Polres Tanggamus bersama Polsek Pulau Panggung akhirnya berhasil mengidentifikasi seorang pembuang bayi laki-laki yang ditemukan telah menjadi mayat di Dermaga Bendungan Batu Tegi.

Pengungkapan tersebut berdasarkan hasil pemeriksaan saksi-saksi dan penelusuran informasi ibu hamil yang berada di wilayah sekitar tempat kejadian perkara (TKP), sehingga diketahui ternyata sang pembuang bayi adalah seorang ibu rumah tangga yang merupakan warga Pekon Batu Tegi.

Kasat Reskrim Polres Tanggamus Iptu Hendra Safuan mengungkapkan pihaknya memperoleh keterangan saksi bahwa diduga orang tua mayat bayi telah dilarikan keluarga ke RSUD Pringsewu.

Baca juga: Terdakwa Pencabulan Anak Dituntut 12 Tahun Penjara

Mendapatkan informasi tersebut, pada Minggu,18 September 2022 pukul 10.00 WIB, Tekab 308 Presisi Polres Tanggamus menuju RSUD Pringsewu untuk memintai keterangan dari diduga orang tua mayat bayi.

“Hasilnya, IRT itu mengakui bahwa mayat bayi laki-laki yang ditemukan telah meninggal dunia di Dermaga Bendungan Batu Tegi adalah anak kandungnya,” kata Hendra, Selasa, 20 September 2022.

Dia mengatakan pelaku tersebut berinisial WN (40), wanita bersuami yang merupakan warga Pekon Batu Tegi, Kecamatan Air Naningan, Kabupaten Tanggamus.

“Pelaku selama ini berdagang di warung dekat dermaga, tidak jauh dari lokasi penemuan mayat bayi,” kata Hendra.

Dia menjelaskan berdasarkan keterangan sementara, WN yang sedang mengandung mengeluhkan sakit perut kemudian menuju sisi dermaga yang biasa digunakan untuk toilet (MCK) hendak buang air besar. Disitulah WN melahirkan bayinya dan membuangnya ke Dermaga Bendungan Batu Tegi.

Setelah selesai, WN mengaku kembali lagi ke warungnya dalam keadaan pusing. Sesampainya di warung, selanjutnya pingsan kemudian sang suami membawanya ke bidan desa lantaran korban mengeluarkan banyak darah.

Karena keadaan WN yang tidak memungkinkan, sehingga bidan desa menyarankan untuk membawa WN ke Puskesmas Air Naningan, namun setelah pemeriksaan awal WN kembali di rujuk ke RSUD Pringsewu.

“Petugas puskesmas membawa WN ke RSUD Pringsewu dalam keadaan tidak sadar, selanjutnya dilakukan penanganan medis oleh dokter setempat,” jelasnya.

Kasat menegaskan berdasarkan pengakuan WN, mengakui telah membuang bayinya untuk motif diduga faktor ekonomi yang melatarbelakanginya.

“Keterangan pelaku, dia membenarkan bahwa membuang bayinya. Untuk motif diduga masalah ekonomi karena dia telah memiliki 6 anak,” tegasnya.

Saat ini pelaku telah dibawa ke Polres Tanggamus guna dilakukan penahanan dan proses penyidikan lebih lanjut.

Pelaku diduga melakukan tindak pidana pembunuhan terhadap anak atau makar mati terhadap anak sebagaimana dimaksud dalam Pasal 341 KUHPidana Juncto Pasal 342 KUHPidana ancaman hukuman 7 tahun penjara. Selain itu juga, diterapkan Pasal 80 Ayat (3), Ayat (4) UU RI No. 35 Tahun 2014 tentang Perubahan atas Undang-Undang RI No. 23 Tahun 2002 tentang Perlindungan Anak, Jo Pasal 76C UU RI No. 17 Tahun 2016 tentang Penetapan Peraturan Pemerintah Pengganti UU RI No. 1 Tahun 2016 tentang Perubahan Kedua Atas UU RI No. 23 Tahun 2022 tentang Perlindungan Anak dengan ancaman 15 tahun penjara.

Kasat menambahkan pihaknya juga telah menyerahkan mayat bayi laki-laki yang ditemukan di Dermaga Bendungan Batu Tegi kepada keluarga guna proses pemakaman.

“Kemarin juga jenazah bayi tersebut telah kami serahkan kepada keluarganya untuk dimakamkan,” tutupnya.

Dalam keterangannya, WN didampingi sang suami yang terus memeluk dan memberinya semangat, ia mengakui membuang bayi yang dilahirkannya, namun ia tidak menjelaskan motif ia melakukan perbuatan tersebut. WN juga mengaku menyesali perbuatannya bahkan sempat menanyakan jenazah putra ketujuhnya itu.

EDITOR

Adi Sunaryo


loading...



Komentar


Berita Terkait