#pembunuhan#kriminal#beritalampung

Ibu dan Selingkuhan Cekoki Anak dengan Ramuan hingga Tewas

Ibu dan Selingkuhan Cekoki Anak dengan Ramuan hingga Tewas
Seorang ibu di Telukbetung Selatan, Ayu Olivia Rahma (35) membunuh bayinya inisial KSR berusia 9 bulan. Lampost.co/Asrul


Bandar Lampung (Lampost.co) -- Seorang ibu di Telukbetung Selatan, Ayu Olivia Rahma (35) membunuh bayinya inisial KSR berusia 9 bulan. Kejahatan itu dilakukannya bersama selingkuhannya, M. Amin (43), yang merupakan tetangganya dengan mencekoki anak tersebut dengan ramuan dari air asam Jawa, gula merah, dan minyak fanbo. Keduanya pun diringkus Polsek Telukbetung Selatan, Senin, 8  Februari 2021 sore.

Kapolsek Telukbetung Selatan, Kompol Hari Budianto, mengatakan awalnya aparat menangkap M. Amin di rumahnya dan dilanjutkan Ayu yang dibekuk di tempat persembunyiannya di Suban, Batu Suluh, Lampung Selatan. "Kami ungkap 1x24 jam setelah laporan masuk," ujarnya di Mapolsek Telukbetung Selatan, 9 Februari 2021.

Pembunuhan itu dilakukannya dengan menekan mulut dan dada bayi tersebut agar cairan bisa segera masuk. Perbuatan tersebut dilakukan pada Minggu dini hari, 7 Desember 2020, pukul 00.15 di rumah kontrakan dekat kediaman Ayu. Kemudian korban dibawa Ayu ke rumah neneknya di Talang, sedangkan Ayu melarikan diri dengan alasan ingin pergi ke rumah kakaknya di Kebun Jeruk, Enggal.

"Ini direncanakan MA selama dua bulan dan ini yang ketiga korban dicekoki. Pertama dan kedua belum berhasil dan ketiga kalinya puncaknya. Memang tidak ada tanda-tanda penganiayaan, tetapi ada penekanan saat memasukan cairan tersebut," katanya.

Pembunuhan bayi tersebut dilakukan dengan motif cinta segitiga antara M. Amin, Ayu dan suami Ayu. Terlebih, hubungan perselingkuhan itu mulai diketahui khalayak,khususnya suami Ayu. Bahkan, beredar kabar jika anak yang dibunuh tersebut mirip dengan M. Amin. Sementara M. Amin juga takut perselingkuhannya diketahui istri dan keluarga.

"Makanya timbullah rencana MA. Tersangka MA juga menjanjikan AO untuk diajari mengaji, salat, hingga dinikahi," paparnya.

Sementara, dihadapan petugas, tersangka Ayu Olivia, tak banyak berkomentar. Ia terbata-bata dan menangis, ketika diwawancarai. Namun ia mengaku dibujuk M. Amin, hingga nekat ikut rencana pembunuhan darah dagingnya sendiri itu. "saya menyesal," katanya.

Sementara tersangka M. Amin, mengaku perbuatan itu dilakukan lantaran takut hubungannya diketahui istri dan keluarganya serta warga sekitar. Sebab, terdengar kabar jika anak Ayu mirip dengannya. Hal itu menjadi pemicu utama karena merasa anak yang tewas tersebut hasil hubungan dengan Ayu. "Saya takut ketahuan, makanya keluar pikiran jelek," katanya.

Atas perbuatannya itu, kedua tersangka dijerat dengan pasal berlapis yakni, Undang-Undang Perlindungan anak dan Pasal 340 KUHP tentang pembunuhan berencana, dengan ancaman pidana maksimal hukuman mati.

Sementara itu, Fery, suami dari tersangka Ayu Olivia, menyebut istrinya selingkuh dengan M. Amin dalam setahun terakhir. Hubungan itu sejak Ayu Olivia mengandung anaknya di usia 5 bulan. "Saya kenal dengan dia (M. Amin), kawan tetangga. Saya enggak ada curiga, tapi hubungannya hampir satu tahun," katanya.

EDITOR

Effran Kurniawan

loading...




Komentar


Berita Terkait