#beritalampung#beritalampungterkini#feature#getuklindri

Tetap Bersyukur dengan Rezeki yang Didapat

<i>Tetap Bersyukur dengan Rezeki yang Didapat</i>
Pakde Unan sedang menunggu getuk lindri dagangannya di Jalan Cut Nyak Dien, Palapa, Bandar Lampung, Minggu, 18 Desember 2022. Lampost.co/Yudi Wijaya


Bandar Lampung (Lampost.co) -- Pria paruh baya itu berhenti di tepi Jalan Cut Nyak Dien, Palapa, Bandar Lampung, Minggu, 18 Desember 2022. Dengan sigap pria itu menjajakan dagangannya kepada para pengendara sepeda motor maupun mobil dan para pejalan kaki.

Ketika pembeli datang, spontan pria yang mengenakan topi berwarna putih itu pun melayaninya dengan ramah. 

Pria itu adalah Unan (63), warga Gedungpakuon, Telukbetung. Pria asli Gedungpakuon yang kerap disapa para pelangganya Pakde Unan adalan penjual getuk lindri.

Pakde Unan telah berjualan sejak kurang lebih 3 tahun terakhir ini. Ia mengaku penghasilan berjualan getuk lindri untuk memenuhi kebutuhan hidup keluarga.

Baca juga: Disperindag Lampung Adakan Lomba Mengolah Makanan Berbahan Terasi 

Meski sudah tidak muda lagi, Pakde Unan tetap semangat mencari nafkah demi anak dan istrinya. Ia mengaku sehari hanya mampu mendapatkan keuntungan bersih berkisar Rp50 ribu.

"Alhamdulillah, dengan uang segitu sudah mencukupi kebutuhan sehari-hari di rumah," kata pria kelahiran 1959 itu.

Sebelum berjualan sempat bekerja sebagai pembuat perabotan rumah tangga berbahan kayu. Namun, karena kondisi fisik sudah tidak mumpuni lagi akhirnya ia memilih berjualan roti keliling. 

Namun, tidak berlangsung lama berjualan roti karena mulai banyak saingan sehingga pembelinya sepi. Kemudian sekitar 2019 banting setir dengan mulai berjualan getuk lindri hingga saat ini. 

Dia pun tetap mensyukuri nikmat rezeki dan kesehatannya. Pakde Unan mempunyai anak tiga, dua di antaranya lulus SMA dan sekarang sudah bekerja. Satu lagi masih kuliah dan sudah masuk semester 4. 

"Alhamdulillah yang bungsu bisa berkuliah dibiayai oleh ayunya yang dua itu, sekarang sudah masuk semester 4. Karena memang cita-citanya yang bungsu itu ingin jadi guru. Alhamdulillah ayunya bisa bantu untuk biaya kuliah si bungsu itu," katanya.

EDITOR

Muharram Candra Lugina


loading...



Komentar


Berita Terkait