banjirkebanjiran

Pak Wali Tolong Kami Kebanjiran

<i>Pak Wali Tolong Kami Kebanjiran</i>
Hujan lebat yang terjadi sekitar pukul 14.30-16.00 membuat Jalan Nusa Indah, Wayadai Baru, Sukarame, Bandar Lampung, kebanjiran, Sabtu, 2 Januari 2021. Lampost.co/Eka Setiawan


Bandar Lampung (Lampost.co) -- Hujan lebat yang terjadi sekitar pukul 14.30-16.00 membuat sejumlah wilayah di Kota Bandar Lampung kebanjiran, Sabtu, 2 Januari 2021.

Beberapa titik yang banjir yakni di Jalan Nusa Indah 5, Nusa Indah 7 dan Nusa Indah 9, Jalan Rafflesia, Waydadi Baru, Sukarame, Bandar Lampung.

Pantauan lampost.co, banjir di Jalan Nusa Indah 5 nyaris setinggi lutut orang dewasa. Sedangkan di Jalan Rafflesia hampir satu meter. Tampak air masuk ke dalam rumah warga. Akibatnya, warga panik dan sibuk menyelamatkan barang perabotan masing-masing.

Tanu, warga Jalan Nusa Indah 5, Waydadi Baru, Sukarame, mengatakan banjir sudah menjadi langganan dalam dua tahun terakhir.  

"Sudah sekitar dua tahun ini, hujan deras sekitar 1 jam saja, air naik masuk ke rumah, termasuk di rumah saya pun kebanjiran," ungkap Tanu kepada lampost.co, Sabtu, 2 Januari 2021.

Kebanjiran juga dialami Safwanto, warga Jalan Nusa Indah 7. "Ini sudah langganan setiap hujan agak lama banjir," ungkapnya seraya membersihkan sisa-sisa genangan air yang memasuki rumahnya.

Sementara di deretan bedeng perumahan guru Jalan Nusa Indah 5, tampak air masuk hingga ke dalam kamar.

Warga berharap Pemerintah Kota Bandar Lampung mencarikan solusi agar Jalan Nusa Indah 5 dan sekitarnya serta Jalan Rafflesia tidak menjadi langganan banjir.

"Kami sangat berharap Pemkot, dalam hal ini Wali Kota Herman HN, maupun walikota terpilih periode mendatang, Bunda Eva dapat mencarikan solusi agar daerah kami ini tidak lagi kebanjiran," ujar Tanu diamini Safwanto dan warga lainnya.

Sebab, lanjutnya, jika tidak segera dicarikan solusi, maka kedalaman air bisa naik hingga satu meter dan seluruh rumah warga kebanjiran. "Ini perlu normalisasi dan pelebaran drainase. Bahkan kalau perlu dibangunkan embung. Kemana lagi kami berharap kalau bukan pada walikota Bandar Lampung. Tolong kami, ini sudah sangat sangat mendesak," tutur warga lirih.

EDITOR

Winarko

loading...




Komentar


Berita Terkait