#pandemi#Mahasiswa

Nyeruit Jadi Obat Rindu Mahasiswa Asal Lampung di Yogya

<i>Nyeruit</i> Jadi Obat Rindu Mahasiswa Asal Lampung di Yogya
Mahasiswa Lampung di Yogyakarta menggelar "Nyeruit" atau makan bersama dengan makanan khas Lampung. Istimewa


Bandar Lampung (Lampost.co) -- Pandemi Covid-19 yang masih belum terkendali memaksa mahasiswa Lampung di Yogyakarta tak bisa pulang, dan menahan rindu dengan orang tua di kampung halaman.

Kesamaan nasib itu membuat mereka saling memperkuat saliturahmi sebagai pelipur lara kerinduan berkumpul dengan keluarga. Salah satunya dengan menggelar "Nyeruit" atau makan bersama dengan makanan khas Lampung.

Nicho Hadi Wijaya, Ketua IKA UIN RIL DIY-Jateng menuturkan, nyeruit adalah kebiasaan di masyarakat Lampung untuk memperat tali silaturahmi. Di kampung halaman biasanya nyeruit dilakukan saat kumpul keluarga dan saudara dekat.

Menurutnya, hal itu cukup mengobati rasa rindu mereka yang tak bisa pulang sejak terjadi pandemi. Bahkan saat Idulfitri pun dirinya tak pulang ke rumah.

"Sudah 2 kali lebaran tidak pulang, di sini sudah seperti keluarga sendiri jadinya," ungkap mahasiswa magister hukum bisnis syariah di UIN Sunan Kalijaga itu, Senin, 23 Agustus 2021.

Selama pandemi ia bersama teman-teman asal Lampung lainnya hanya bisa berkomunikasi melalui telpon seluler atau video call untuk bertatap muka. Sebab, pemerintah membatasi mobilitas masyarakat terlebih untuk keluar daerah.

"Tentu berkumpul dengan sesama alumni UIN RIL yg melanjutkan studi di Yogyakarta maupun Jawa Tengah menjadi obat rindu akan keluarga dan kampung halaman," ungkapnya.

EDITOR

Winarko

loading...




Komentar


Berita Terkait