featurnelayan

Mereka Tetap Memilih Tinggal di Bibir Pantai Timur

( kata)
<i>Mereka Tetap Memilih Tinggal di Bibir Pantai Timur</i>
Sejumlah masyarakat Dusun Bunut Selatan, Desa Bandaragung, Kecamatan Sragi, Lampung Selatan saat membantu membersihkan rumah Wa'fi setelah ambruk diterjang ombak besar, beberapa hari yang lalu. Dok Warga


Kalianda (Lampost.co) -- Pagi itu, Minggu, 14 Juni 2020, gelombang laut di pesisir pantai timur di Dusun Bunut Selatan, Desa Bandaragung, Kecamatan Sragi, Lampung Selatan tampak tenang. Sesekali hembusan angin membawa gelobang hingga ke daratan.

Gelombang itu membawa puing-puing kayu bekas rumah milik Siswoyo (35) dan Wa'fi (61) warga Dusun setempat yang ambruk setelah diterjang ombak besar beberapa hari lalu. Kini lokasi yang sebelumnya berdiri kokoh bangunan rumah, kini rata dengan tanah.

Meski dilanda abrasi, Siswoyo bersama Wa'fi memilih tetap bertahan di lokasi yang mereka tempati. Betapa tidak, mereka hingga kini tidak bisa jauh dari bibir pantai timur tersebut. Karena disitulah mereka bertumpu untuk bertahan hidup dan mencari nafkah dengan profesi nelayan.

"Saya tetap mau tinggal disini, mas. Karena disinilah kami hidup dan disinilah lokasi kami mencari nafkah. Meski kami tahu dampak atau resikonya ketika cuaca buruk," kata Wa'fi.

Ia bersama keluarganya sering dibujuk oleh Pemerintah Desa Bandaragung untuk pindah rumah dengan jauh dari bibir pantai. Namun, ia tetap memilih untuk bertahan.

"Sudah ditawarkan oleh desa supaya bisa pindah dan menempati lahan yang sudah disediakan desa. Tapi, kami tetao bertahan," kata dia.

Ketika dikonfirmasi, Kepala Dusun Bunut Selatan, Komar mengaku pihaknya telah membujuk keluarga Wa'fi supaya pindah. Namun, mereka tetap kekeh menempati lahan tepat dibibir pantai timur.

 "Terutama Pak Wa'fi, memang beliau enggak mau pindah. Justru pernah berkata lebih baik tinggal di perahu," kata dia.

Meski demikian, kata Komar, kini Wa'fi dan Siswoyo kini mengungsi di rumah sanak familinya untuk sementara waktu hingga menunggu bangun rumah lagi.

"Alhamdulillah, semuanya selamat dan sehat. Bantuan juga sudah diberikan langsung ke mereka. Mereka dapat bantuan sembako dan peralatan rumah tangga dari Pemkab Lamsel. Mudah-mudahan tidak lagi ombak besar," kata dia.

EDITOR

Setiaji Bintang Pamungkas

loading...


Berita Terkait



Komentar