#beritalampung#beritalampungterkini#hutamakarya#jalantol#jtts

Hutama Karya Prediksi Trafik Natal dan Tahun Baru Naik Lebih dari 12 Persen

Hutama Karya Prediksi Trafik Natal dan Tahun Baru Naik Lebih dari 12 Persen
Sejumlah kendaraan saat singgah di salah satu rest area JTTS. Dok PT Hutama Karya


Bandar Lampung (Lampost.co) -- PT Hutama Karya (Persero) menyampaikan pertumbuhan lalu lintas harian rata-rata (LHR) di seluruh ruas tol yang dikelola secara keseluruhan tumbuh sekitar 41,70 persen. Untuk trafik Natal dan Tahun Baru tahun ini, PT HK memprediksi akan naik lebih dari 12 persen.

Direktur Operasi III Hutama Karya, Koentjoro, mengatakan pada September 2021, LHR di Tol Sibanceh hanya mencapai 642 kendaraan. Namun, pada September 2022 meningkat menjadi 1.495 kendaraan.

Baca juga: Bulog Lampung akan Maksimalkan Serapan Beras Hingga 50 Ribu Ton 

Pertumbuhan tertinggi ada di ruas tol Sigli—Banda Aceh (Sibanceh) yang mencapai 154,09 persen. Kemudian di ruas JORR Seksi S (JORR-S) 38,17 persen, Tol Akses Tanjung Priok (ATP) 34,89 persen, Tol Medan—Binjai (Mebi) 27,32 persen, dan Tol Palembang—Indralaya 64,79 persen.

Tol Bakauheni—Terbanggibesar 33,14 persen, Tol Terbanggibesar—Pematangpanggang—Kayuagung 22,85 persen, dan Tol Pekanbaru—Dumai 34,57 persen.

“Peningkatan LHR tersebut karena adanya pelonggaran pemberlakuan pembatasan kegiatan masyarakat (PPKM) dan bertambahnya ruas-ruas tol baru yang beroperasi,” katanya, Jumat, 4 November 2022.

Sementara dalam memperlancar arus lalu lintas pada saat Natal dan Tahun Baru mendatang, Koentjoro mengungkapkan, Hutama Karya akan mengoperasikan delapan ruas di Jalan Tol Trans Sumatera (JTTS) dengan panjang 547 kilomter terdiri dari ruas Bakauheni—Terbanggibesar, Terbanggibesar—Pematangpanggang—Kayuagung, dan Palembang—Indralaya. Kemudian Pekanbaru—Dumai, Pekanbaru—Bangkinang, Medan—Binjai, Binjai—Stabat, Sigli—Banda Aceh, dan satu ruas yang sudah rampung 100% konstruksinya dengan panjang 17,8 km yaitu Bengkulu—Taba Penanjung.

“Selain itu, Hutama Karya juga menyiagakan 3.132 petugas layanan jalan tol dan 307 unit armada siaga. Selain itu, dalam meningkatkan kapasitas gerbang tol yang sudah ada, akan disiagakan 52 unit mobile reader apabila terjadi antrean,” ujarnya.

Untuk melayani pengendara yang kekurangan saldo uang elektronik, pihaknya menyiagakan 35 titik top-up tunai di gerbang tol dan beberapa titik booth top-up UMKM di lokasi rest area.

Tak sampai di situ, pengendara juga bisa memanfaatkan fitur top up saldo tol melalui aplikasi HK Toll Apps yang juga dilengkapi informasi tol lainnya, seperti info traffic, call centre, streaming arus lalu lintas via CCTV, informasi tarif, dan lokasi rest area.

“Kami memprediksi trafik di ruas JTTS yang dikelola Hutama Karya pada momen Nataru 2022/2023 tumbuh hingga 12,88 dibandingkan 2021/2022,” katanya.

EDITOR

Muharram Candra Lugina


loading...



Komentar


Berita Terkait