#HUTLampung

HUT Ke-57 Lampung Jadi Momen Tingkatkan Kinerja

HUT Ke-57 Lampung Jadi Momen Tingkatkan Kinerja
Gubernur Lampung Arinal Djunaidi saat wawancara eksklusif MetroTV Lampung di Mahan Agung, Rabu, 17 Maret 2021. Lampost/Triyadi Isworo


Bandar Lampung (Lampost.co) -- Gubernur Lampung Arinal Djunaidi menegaskan Hari Ulang Tahun (HUT) ke-57 Lampung harus dijadikan momen meneguhkan kembali komitmen untuk mewujudkan kesejahteraan masyarakat Lampung dan mencapai visi Rakyat Lampung Berjaya. Beberapa program unggulan yang sedang dan akan dilaksanakan Pemerintah Provinsi Lampung, dalam kerangka implementasi 33 agenda kerja utama.

"Pembangunan yang kami selengarakan berprinsip keberlanjutan dengan menjamin pemenuhan kebutuhan saat ini tanpa mengorbankan kebutuhan generasi yang akan datang. Dengan kerja keras dan kekompakan seluruh elemen masyarakat Lampung, saya yakin Lampung akan semakin baik dan berdaya saing," kata Arinal saat wawancara eksklusif dengan MetroTV Lampung di Mahan Agung, Rabu, 17 Maret 2021.

Baca juga: Komitmen Arinal Wujudkan Lampung Berjaya di HUT Ke-57

Ia mengatakan agenda kerja utama diantaranya implementasi Program Kartu Petani Berjaya sebagai upaya meningkatkan kesejahteraan petani dan nelayan. Program ini menjadi Inovasi Pembangunan Daerah yang saat ini menjadi salah satu nominasi dalam Penilaian Penghargaan Pembangunan Daerah (PPD) Tahun 2021.

Program ini bertujuan menghubungkan semua kepentingan stakeholder bidang pertanian untuk memberikan jaminan kepastian dalam usaha budidaya pertanian yang terintegrasi melalui kemudahan akses terhadap sarana produksi, akses keuangan/permodalan, pembinaan manajemen usaha, pendampingan penanganan panen dan pascapanen, serta pemasaran hasil panen. Program ini memanfaatkan teknologi berupa Aplikasi KPB berbasis Smartphone yang telah dilaunching Menteri Pertanian RI pada 6 Oktober 2020.

"Pada tahap awal pelaksanaannya menunjukkan progres yang signifikan terlihat dari jumlah keanggotaan petani yang terintegrasi telah mencapai 85.915 (kondisi 2 Maret 2021) dengan 911 transaksi, KUR yang tersalurkan sebesar Rp. 25,5 Milyar, Benih 432 Ribu Ton, Pupuk 257,7 Ton," katanya.

Kemudian pembangunan pertanian untuk peningkatan produksi pertanian dalam arti luas, terutama komoditas unggulan Lampung serta memperkokoh Lampung sebagi lumbung Pangan dan Lumbung ternak nasional. Selanjutnya Program Smart Village, yang bertujuan untuk mendukung pembangunan dan penyelesaian berbagai permasalahan di desa secara cerdas. Oleh karenanya menjadi tantangan bagi pemerintah Provinsi. Kemudia Program Desa Berjaya, yang di peruntukan untuk penanganan permasalahan ketertinggalan dan kemiskinan pada 19 Desa dengan kategori “sangat tertinggal”.

Selanjutnya Lampung Ramah Usaha, untuk mewujudkan iklim usaha yang kondusif di Provinsi Lampung. Lalu pengembangan destinasi wisata unggulan, Desa Wisata, Agro Wisata/Eco Wisata, Lampung Kaya Festival serta Kawasan Wisata Terintegrasi di Wilayah Bakauheni yang bekerjasama dengan PT. ASDP, PT. HK dan ITDC.

Selain itu juga, dengan bersinergi bersama Pemerintah Pusat untuk pelaksanaan Prioritas Pembangunan Nasional di Provinsi Lampung, seperti Pengembangan Bandara Radin Inten II dan Aero City, Peningkatan Status Beberapa Ruas Jalan Strategis dan Exit Tol, Pembangunan Jembatan Tiang Pancang, Pembangunan 4 Kawasan Industri Prioritas Nasional, Jalur Kereta Api dan Pelabuhan.

"Saya berharap agar koordinasi dan sinergitas yang selama ini berjalan dengan baik termasuk dengan rekan-rekan media dapat terus dipertahankan dan ditingkatkan sehingga geliat pembangunan dapat berjalan dengan baik bagi kesejahteraan masyarakat di Indonesia, khususnya Provinsi Lampung," katanya.

EDITOR

Winarko

loading...




Komentar


Berita Terkait