#kpk#korupsikpu

Hukuman Eks Komisioner KPU Diperberat MA

Hukuman Eks Komisioner KPU Diperberat MA
Mantan Komisioner KPU Wahyu Setiawan (rompi oranye). Medcom.id/M Sholahadhin Azhar


Jakarta (Lampost.co) -- Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) memenangkan kasasi dalam perkara suap yang menjerat mantan Komisioner Komisi Pemilihan Umum (KPU) Wahyu Setiawan. Hukuman Wahyu diperberat oleh Mahkamah Konstitusi (MA).

"Pemidanaan yang dijatuhkan kepada terdakwa Wahyu Setiawan perlu diperbaiki sekadar mengenai pemidanaan yang dijatuhkan yaitu dari putusan judex facti menjatuhkan pidana penjara selama enam tahun menjadi tujuh tahun," kata juru bicara MA Andi Samsan Nganro melalui keterangan tertulis, Senin, 7 Juni 2021.

Hukuman denda Wahyu juga ditambah. Dia wajib membayar denda Rp200 juta dalam sebulan setelah putusan berkekuatan hukum tetap. Sebelumnya, Wahyu hanya dikenakan denda Rp150 juta. "Subsider enam bulan kurungan," ujar Andi.

Hakim juga memperberat pidana tambahan berupa pencabutan hak untuk dipilih dalam jabatan publik ke Wahyu. Dia tidak akan dipilih selama lima tahun, dari sebelumnya hanya empat tahun.

Hukuman Wahyu diperberat karena MA menilai dia bertanggung jawab membantu penyelenggaraan negara yang baik, bersih, dan jujur saat menjabat sebagai komisioner KPU. Hukumannya juga diperberat karena Wahyu mengingkari sumpah jabatannya.

EDITOR

Effran Kurniawan

loading...




Komentar


Berita Terkait