banjir

Hujan di Pringsewu, Beberapa Titik Tergenang Air

Hujan di Pringsewu, Beberapa Titik Tergenang Air
Jalan protokol di Pringsewu tergenang air usai diguyur hujan sekitar 1,5 jam pada Selasa (15/12/2020). (Dok. warga)


PRINGSEWU (Lampost.co) -- Hujan yang mengguyur di wilayah ibu kota kabupaten Pringsewu sekitar 1,5 jam pada Selasa (15/12/2020), membuat beberapa titik tergenang air. 

Bahkan sejumlah ruas jalan sempat terendam beberapa sentimeter dan empat rumah warga belakang Apotek Kurnia Pringsewu sempat terendam beberapa centimeter. 

Kepala BPBD Kabupaten Pringsewu Edi Sumber Pamungkas, kepada lampost.co, Rabu (16/12/2020) menyatakan banjir yang menggenangi sebagian jalan di Pringsewu disebabkan beberapa faktor, yakni jaringan irigasi yang semakin dangkal akibat sampah dan sebagian drainse atasnya terdapat bangunan sehingga sulit dibersihkan. 

Dia menjelaskan banjir di Pringsewu umumnya sebentar, memang cepat datang tetapi juga cepat surut. 

Dia mengakui ada empat rumah warga yang kemasukan air, tepatnya di belakang Apotek Kurnia, namun dengan cepat langsung disedot dengan alkon/mesin penyedot air. 

Dia menjelaskan sejumlah kecamatan memiliki potensi bencana baik banjir, tanah longsor, puting beliung. Oleh karena itu Edi berharap seluruh camat di sembilan kecamatan selau siaga dan waspada terhadap perubahan iklim ini. Ke depan Edi berencana akan menggelar webinar dengan BMKG untuk memberikan wawasan terhadap masyarakat khususnya pemangku kebijakan terkait pergantian musim. "Puncak musim hujan biasanya akan terjadi pada Januari-Februari," ungkapnya. 
 

EDITOR

Ricky Marly

loading...




Komentar


Berita Terkait