#tahunbaru#hotel

Hotel di Lampung Siap Dongkrak Okupansi Pengunjung Tahun Baru

Hotel di Lampung Siap Dongkrak Okupansi Pengunjung Tahun Baru
Perhotelan sambut pengunjung dengan menerapkan protokol kesehatan. Lampost/Lampost


Bandar Lampung (Lampost.co) -- Industri perhotelan di Lampung sedang mengambil langkah-langkah untuk meningkatkan okupansi atau hunian dengan menggaet pengunjung di momen Tahun Baru 2022.

Okupansi hotel-hotel berbintang sempat fullbooking terisi penuh pada even Muktamar ke-34 Nahdlatul Ulama di Lampung, kini pengelola hotel bersiap menyambut even tahun baru.

Director of Sales & Marketing Corp Emersia Hotel Resort Lampung, Basri Cahyadi mengatakan adanya pelaksanaan Muktamar NU di Lampung menjadi berkah untuk industi perhotelan. Apalagi hotelnya menjadi tempat singgah Wakil Presiden RI Ma'ruf Amin selama hajatan NU tersebut. Saat ini pihaknya terus bergerak untuk menarik pengunjung untuk memanfaatkan momen Tahun Baru 2021. Pihaknya menghadirkan event New Year Eve Staycation dengan IDR 2.022.000/nett.

"Untuk okupansi Tahun Baru, saat ini baru terisi 30%. Insyallah target okupansi 100%," katanya kepada Lampost, Senin, 27 Desember 2021.

Kemudian General Manager Sheraton Lampung Hotel, Benedictus Jodie mengatakan dimoment tahun baru pihaknya menawarkan paket Aloha Romance in Love dengan harga mulai Rp.1.500.000,- nett for 2 person. Kemudian ada juga Aloha New Year's Eve Dinner  dengan harga mulai Rp.350.000,- nett per person pada 31 Desember 2021 at 07.00 - 10.00 PM in Pearl Ballroom.

"Pengelola hotel juga terus mengikuti regulasi dan instruksi pemerintah terkait protokol kesehatan siap menyambut pengunjung secara baik. Kami optimis ramai pengunjung," katanya

Sementara itu Gubernur Lampung Arinal Djunaidi telah mengeluarkan kebijakan melalui Instruksi Gubernur Lampung Nomor 27 Tahun 2021. Untuk perayaan Tahun Baru 2022 sedapat mungkin dilakukan masing-masing/bersama keluarga, menghindari kerumunan dan perjalanan, serta melakukan kegiatan di lingkungan masing-masing yang tidak berpotensi menimbulkan kerumunan.

Kemudian melarang adanya pawai dan arak-arakan tahun baru serta pelarangan acara Old and New Year baik terbuka maupun tertutup yang berpotensi menimbulkan kerumunan. Lalu wajib menggunakan aplikasi PeduliLindungi pada saat masuk (entrance) dan keluar (exit) dari mall/pusat perbelanjaan serta hanya penghujung dengan kategori hijau yang diperkenankan masuk.

EDITOR

Winarko

loading...




Komentar


Berita Terkait