#covid-19Lampung

Honor Petugas Pemakaman Covid-19 di Mesuji Belum Dibayar

Honor Petugas Pemakaman Covid-19 di Mesuji Belum Dibayar
Petugas tengah memakai APD untuk melaksanakan pemakaman dengan prokes. Lampost.co/M Ridwan Anas


Mesuji (Lampost.co) -- Pemerintah Daerah Kabupaten Mesuji belum membayar honor petugas pemulasaraan, dan pemakaman jenazah dengan protokol kesehatan (Prokes).

Sekretaris Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Mesuji, Ngadiman, mengatakan jika keterlambatan pembayar dikarenakan anggaran belum cair.

"Kami sudah dipanggil pihak Inspektorat ntuk dimintai keterangan terkait hal itu. Sampai hari ini, tercatat sudah sebanyak 122 kasus kematian yang dimakamkan dengan prokes," kata Ngadiman, Kamis 26 Agustus 2021.

Menurutnya, dari 122 pemakaman itu, yang sudah terbayar baru sebanyak 22 secara bertahap, yakni pada Mei sampai pertengahan Juni.

"Kami tentu berharap hak kami bisa dengan segera dibayarkan. Dengan begitu, kami bisa bekerja secara maksimal kedepannya," jelas salah seorang petugas pemakaman.

Di sisi lain, kasus Covid 19 di Mesuji secara akumulasi terkonfirmasi sebanyak 498  kasus dengan 48 kematian.

EDITOR

Winarko

loading...




Komentar


Berita Terkait