Tabrakan

Honda Freed Tabrak Pembatas Jalan di Depan Kantor Bupati Lamsel

Honda Freed Tabrak Pembatas Jalan di Depan Kantor Bupati Lamsel
kendaraan roda empat jenis Honda Freed warna putih menabrak pembagi batas jalan di depan pintu gerbang Kantor Bupati Lamsel. Juwantoro


KALIANDA (Lampost. co) -- Brakk, suara benturan keras membuat para pegawai dan Satuan Polisi Pamong Praja (Satpol PP) di Kantor Bupati Lampung Selatan berhamburan keluar untuk mencari sumber suara dan untuk mengetahui apa yang terjadi, Rabu, 13 Mei 2020.

Mereka mendapati sebuah mobil jenis Honda Freed warna putih menabrak pembagi batas jalan atau pembatas jalan di depan pintu gerbang Kantor Bupati Lamsel. Lantaran tidak memiliki tanda lalu lintas lagi, kerap kali kendaraan yang hendak masuk ke kantor tersebut menabrak pembagi batas jalan yang terbuat dari adukan semen itu. 

Berdasarkan pantauan Lampost. co, pada Rabu, 13 Mei 2020, sekitar pukul 11.00 WIB, mobil Honda Freed BE -1273 -AY yang dikendarai seorang wanita berjilbab yang melaju dari arah luar hendak masuk ke Kantor Bupati Lampung Selatan menabrak pembagi batas jalan di depan pintu gerbang kantor tersebut.

Akibatnya, mobil itu tersangkut pembagi batas jalan tersebut. Sehingga, mobil mengalami rusak pada bagian bodi depannya dan oli mesin pun bocor keluar. Kendati demikian, pengendara mobil Honda Freed yang diketahui bernama Yeni, warga Bandar Lampung itu selamat. Sehingga, tidak ada korban dalam kecelakaan tunggal itu.

Mobil Honda Freed tersebut baru dapat dipisahkan dari pembagi batas jalan, setelah ramai-ramai diangkat dan didorong mundur oleh para ASN yang ada di lokasi kejadian.

"Atas kejadian ini, jadi bahan masukan utuk Setda Lampung Selatan agar dibuatkan tanda lantas-nya," kata Sekretaris Dinas Koperasi dan UKM Lamsel Ahmad Sutiono, yang ditemui dilokasi kejadian.

Hal senada dikatakan seorang petugas kebersihan (Office Boy) Kantor Sekretariat Pemkab Lampung Selatan yang tidak diketahui namanya, menyatakan kejadian mobil tabrak pembagi batas jalan di depan pintu gerbang Kantor Bupati Lamsel sudah pernah dialami juga dengan pegawai Lamsel ini.

"Kejadian mobil nabrak pembagi batas jalan di depan pintu gerbang kantor tersebut sering terjadi, sejak tidak ada tandanya. Kalau dahulu ada tanda panah masuk dan tanda dilarang masuk (perboden,red). Tapi, kini telah udah patah tidak dipasang lagi. Sehingga, pengemudi kendaraan roda empat tidak tahu. Jika, di depan pintu gerbang kantor ini ada pembagi batas jalannya," katanya.

EDITOR

Winarko

loading...




Komentar


Berita Terkait