#hewanlangka#beritalampung

Hiu Berjalan, si Cantik Unik yang Nyaris Punah

Hiu Berjalan, si Cantik Unik yang Nyaris Punah
Ikan Hiu Berjalan. Foto: KKP


Jakarta (Lampost.co) -- Indonesia memiliki anugerah keanekaragaman hayati yang berlimpah sebagai negara maritim khususnya kehidupan biota laut. Data dari Kementerian Kelautan dan Perikanan 2022 menyebutkan wilayah di Indonesia sebagai rumah bagi 8.500 spesies ikan, 555 spesies rumput laut, dan 950 spesies terumbu karang.

Meski begitu, tak sedikit spesies makhluk laut yang terancam punah akibat perburuan, baik untuk dikonsumsi atau hanya sekadar dijadikan ikan hias. Salah satu spesies yang populasinya makin menurun adalah ikan hiu berjalan atau yang disebut juga dengan walking shark.

Dikutip dari laman Indonesia.go.id, Peneliti Pusat Riset Oseanografi Badan Riset Inovasi Nasional (BRIN), Fahmi, menjelaskan alasan penamaan ikan hiu berjalan karena pergerakannya di dasar perairan tidak terlihat seperti sedang berenang, tetapi sedang berjalan.

Hal itu disebabkan sifat biologi kelompok ikan tersebut yang cenderung menetap di dasar perairan dan lebih menggunakan otot sirip dadanya/pektoral untuk melakukan pergerakan tersebut.

Hewan dengan nama latin Hemiscyllium spp ini banyak ditemukan di perairan Indonesia. Enam dari sembilan spesies hiu unik ini hewan endemik di wilayah Papua, Papua Barat, Maluku, dan Maluku Utara. Pada 2020 lalu, eksistensi hiu berjalan cukup mengkhawatirkan karena berada dalam daftar merah (red list) Dewan Konservasi Alam Internasional (IUCN).

Hiu berjalan pada dasarnya bukan hewan untuk dikonsumsi. Namun, karena keunikan morfologinya ini membuat hiu berjalan kerap diburu untuk dijadikan ikan hias sehingga membuat populasinya terus menurun.

Padahal, keunikan makhluk itu dapat menjadi potensi pariwisata bawah laut yang menarik bagi penyelam. Untuk melindungi populasi hiu berjalan, pemerintah memutuskan untuk memberikan perlindungan penuh bagi spesies ini di Halmahera Utara dan Raja Ampat (Papua Barat).

Seluruh elemen diminta untuk berkomitmen dalam mendorong wilayah persebaran hiu berjalan untuk menjadi kawasan konservasi. Spesies ini satu di antara 20 jenis ikan prioritas konservasi pemerintah di 2020-2024.

EDITOR

Effran Kurniawan


loading...



Komentar


Berita Terkait