#ekbis#perekonomiandesa#beritalampung

Hidupkan Ekonomi Berkelanjutan dari Desa

( kata)
Hidupkan Ekonomi Berkelanjutan dari Desa
Seminar Nasional Desa dan SDGs "Strategi Baru Mengoptimalkan Potensi Desa di Indonesia, Rabu, 29 Juli 2020. Dok


Bandar Lampung (Lampost.co): Desa memiliki peran yang sangat penting dalam pembangunan berkelanjutan. Namun sangat disayangkan, proses urbanisasi menjadi sebuah fenomena pelik. Akibat aktivitas ekonomi yang semakin lesu, masyarakat tidak memiliki penghasilan dan berpotensi terjebak di perangkap kemiskinan struktural.

Kemiskinan di desa menjadi masalah sistemik dan berkaitan dengan tujuan pembangunan berkelanjutan (SDGs) ke-1 yaitu peniadaan kemiskinan. 

Ketimpangan antara kondisi pekerjaan antara daerah pedesaan dan perkotaan juga menjadi hambatan yang tak terselesaikan. Ketersediaan infrastruktur yang kurang optimal membuat perekonomian Indonesia semakin tertinggal. Masalah ini berkaitan dengan tujuan pembangunan berkelanjutan (SDGs) ke-8 yaitu pekerjaan yang layak dan pertumbuhan ekonomi yang inklusif.

SDGs Center Universitas Lampung memiliki inisiatif untuk memperkenalkan SDGs Village atau desa berkelanjutan. SDGs Village merupakan sebuah ide baru dan praktik yang memungkinkan setiap desa di Indonesia, khususnya di provinsi Lampung dapat mendukung dan mengkampanyekan tujuan SDGs. SDGs Center Universitas Lampung bersinergi dengan Kemendes PDTT untuk mengimplementasikan SDGs Village ini baik dalam bentuk sosialisasi dan edukasi terkait pentingnya aspek keberlanjutan di seluruh daerah pedesaan di Indonesia.

Melalui Seminar Nasional Desa dan SDGs dilaksanakan melalui zoom video conference, Rabu, 29 Juli 2020 yang menghadirkan Wakil Gubernur Provinsi Lampung Chusnunia Chalim, Staff Khusus Menteri Desa, Pembangunan Daerah Tertinggal, dan Transmigrasi Nasrun Annahar, Wakil Rektor II Bidang Umum dan Keuangan Asep Sukohar, Ketua LPPM Unila Lusmeilia Afriani, Pakar Kajian Badan Usaha Milik Desa Universitas Parahyangan Theresia Gunawan, Ketua SDGs Center Universitas Bengkulu Djoenet Santoso, dan Ketua SDGs Center Universitas Lampung Unang Mulkhan. 

"Program unggulan provinsi Lampung yaitu 'Desa Berjaya' yang diharapkan sejalan dengan pembangunan berkelanjutan. Harapannya kepada aparat desa untuk mengembangkan seluruh potensi yang ada di desa guna memajukan desa," kata Chusnunia Chalim.

Staf Khusus Menteri Desa, Pembangunan Daerah Tertinggal, dan Transmigrasi, Nasrun Annahar, mengatakan bahwa terdapat tiga pilar pada ketercapaian tujuan SDGs yang menjadi peluangan masyarakat desa untuk berkembang, yakni politik kedaulatan desa, politik pengembangan desa, dan politik literasi desa. Diharapkan tiga pilar ini dapat terealisasikan oleh kementerian, yang bersinergi dengan perguruan tinggi di Indonesia.

Wakil Rektor II Bidang Umum dan Keuangan Unila Asep Sukohar mengatakan Unila memiliki peran strategis untuk mendorong kolaborasi pengembangan SGDs Village di Indonesia. Seperti halnya di Provinsi Lampung memiliki banyak keunggulan komoditas pertanian dan perkebunan dari desa yang dapat dikomersialisasikan hingga meningkatkan kesejahteraan masyarakat. Akademisi dapat berperan dalam memberikan inovasi dan standarisasi pengembangan produk.

EDITOR

Adi Sunaryo

loading...




Komentar


Berita Terkait