#PolitikUang#BandarLampung

Herman HN: Politik Uang Adalah Penjahat Demokrasi

Herman HN: Politik Uang Adalah Penjahat Demokrasi
Wali Kota Bandar Lampung Herman HN (Tengah)./Dok Humas Pemkot


Bandar Lampung (Lampost.co):  Wali Kota Bandar Lampung Herman HN mewanti-wanti masyarakat untuk menolak segala bentuk politik uang. Dikatakan oleh orang nomor satu di kota tapis berseri itu, bahwa politik uang merupakan penjahat demokrasi.

"Saya minta seluruh masyarakat di bandar lampung ini kita tolak politik uang, ini penjahat demokrasi. Siapa yang bermain politik uang ini maka dia penjahat demokrasi," ujar Wali Kota Herman HN, saat di wawancarai di lingkungan Pemkot setempat, Senin 7 Desember 2020.

Pihaknya tidak bosan-bosan mengingatkan, bahwasannya calon kepala daerah yang diketahui bermain politik uang, apabila nanti dia terpilih maka uang yang diberikan itu akan dikembalikan sehingga berpeluang menjadikan pemimpin yang tidak baik. 

"Artinya masyarakat harus sadar bahwa orang yang bagikan uang ini penjahat,  menghancurkan daerah karena dia akan mengembalikan uangnya," ungkapnya. 

Guna mensukseskan penyelenggaraan Pilkada di Kota Bandar Lampung, Pemkot bersama KPU, Bawaslu dan aparat terkait berkomitmen untuk berupaya semaksimal mungkin dan mengawasi kegiatan agar tetap berjalan di tengah masa pandemi saat ini.

"Kita sepakat dengan KPU, bawaslu, Polres, Kodim,  Kejari dan Satgas Covid-19,  bagaimana penyelenggara ini harus sukses semua masyarakat harus sehat melalui 3M, supaya terwujud apa yang kita harapkan menghasilkan pemimpin yang baik," pungkasnya.

EDITOR

Sobih AW Adnan

loading...




Komentar


Berita Terkait