pilkada

Herman HN Diminta Hadir Sebagai Saksi

Herman HN Diminta Hadir Sebagai Saksi
Sidang pelanggaran administrasi terstruktur, sistematis, dan masif (TSM) Pilkada Kota Bandar Lampung di Hotel Bukit Randu, Jumat (18/12/2020). (Dok)


BANDAR LAMPUNG (Lampost.co) -- Ketua Majelis Sidang Bawaslu Provinsi Lampung Fatikhatul Khoiriyah meminta terlapor paslon 03 Eva-Deddy menghadirkan Wali Kota Bandar Lampung Herman HN sebagai saksi di persidangan.

Hal itu disampaikannya dalam sidang pelanggaran administrasi terstruktur, sistematis, dan masif (TSM) Pilkada Kota Bandar Lampung di Hotel Bukit Randu, Jumat (18/12/2020).

Dalam agenda sidang mendengar sanggahan terlapor ini, majelis meminta pihak pelapor dan terlapor untuk mendatangkan saksi-saksi pada sidang berikutnya, Senin mendatang. 

Selain meminta Herman HN, majelis juga meminta terlapor untuk menghadirkan Kepala Dinas Kesehatan Bandar Lampung Edwin Rusli dan Kepala Dinas Pariwisata Bandar Lampung M. Yudhi. 

Permintaan ini disanggupi Tim Kuasa Hukum terlapor Fauzi Heri. Namun, ia meminta Ketua KPU dan Bawaslu Kota Bandar Lampung untuk hadir sebagai saksi. 

Pada sidang selanjutnya, agenda yang dibahas adalah memeriksa alat dan barang bukti, serta melihat daftar saksi dari pelapor dan terlapor. 

Pihak terlapor akan menghadirkan 5 orang saksi dan satu saksi ahli. Sementara pelapor Yopi, yang diwakili kuasa hukumnya mengaku akan membawa 50 orang saksi. 

"60 orang saksi diawal namun yang dipastikan hadir 50 orang, Senin kami siapkan sekaligus untuk pembuktian. Saksi ahli sementara ada satu, satu lagi masih dalam tahap komunikasi," ujarnya.

 

EDITOR

Ricky Marly

loading...




Komentar


Berita Terkait