#haulgsudur#humaniora#literasi

Haul Gus Dur ke 10, Kepalas Literasi Bedah Buku Undang-undang Adat Krui

( kata)
Haul Gus Dur ke 10, Kepalas Literasi Bedah Buku Undang-undang Adat Krui
dok

Bandar Lampung (Lampost.co) -- Kelompok Belajar Lintas Generasi (Kepalas) Literasi menggelar bedah buku Undang-undang Adat Krui, Senin, 3 Januari 2020. Agenda tersebut dalam rangka memperingati Haul Gus Dur ke 10.

Pendiri Kepalas Literasi Doni Irawan, mengatakan, warisan budaya lokal mesti dirawat agar tidak tenggelam oleh zaman. Untuk itu harus ada apresiasi bagi setiap upaya pelestarian adat budaya.

"Buku ini meruapakan upaya pelestarian adat budaya krui yang hampir hilang maka perlu kita apresiasi," ujar Doni.

Dalam kesepatan tersebut pihaknya mengundang tiga tokoh budayawan sebagai pembicara. Mereka adalah Founder Klasika Chepry Chaeruman Hutabarat, serta penulis buku Hislat Habib dan Arman AZ selaku penulis.

Dalam kesempatan tersebut, karya tersebut sebagai upaya melestarikan adat budaya. Karena adat dan budaya merupakan identitas masyarakat.

"Buku ini sebagai upaya menyelamatkan aset pesisir barat," kata Habib.

Selain itu, Chepry menambahkan, membahas Gus Dur tidak bisa terlepas dari pembahasan soal adat dan budaya. Adat dan budaya merupakan cara mengenal identitas masyarakat.

"Dengan mempelajari asal, budaya, dan tradisi kita mempelajari keberasalan diri kita," pungkasnya.

Agenda tersebut digelar di GSG Selalau, Pesisir Barat dan buka langsung oleh Bupati Pesisir Barat Agus Istiqlal.(CR1)

EDITOR

Setiaji Bintang Pamungkas

loading...

Berita Terkait

Komentar