#petani#pertanian#padi

Hasil Panen Dibanderol Rp4.800/kg, Petani di Tanjungjaya Lamsel Semringah

Hasil Panen Dibanderol Rp4.800/kg, Petani di Tanjungjaya Lamsel Semringah
Alat combine harvester tampak sedang memanen padi di Desa Tanjungaya, Kecamatan Palas, Kamis 1 September 2022. Lampost.co/Armansyah


Kalianda (Lampost.co) -- Petani di Desa Tanjungjaya, Kecamatan Palas, Kabupaten Lampung Selatan (Lamsel) tampak semringah saat memasuki musim panen gadu tahun ini. Pasalnya, harga gabah kering panen (GKP) mereka tembus di angka Rp4.800/kilogram (kg).

Pada musim gadu sebelumnya, harga GKP hanya sebesar Rp3.500/kg. Harga tersebut jauh dari Harga Pembelian Pemerintah (HPP) sebesar Rp4.500/kg.

Salah satu petani setempat, Marsudi mengaku sangat bersyukur dengan harga GKP tersebut. 

"Alhamdulillah, kali ini ketemu harga yang cukup memuaskan dibandingkan musim rendeng kemarin," kata dia, Kamis, 1 September 2022.

Baca: Penyalur Janji Kirimkan Pupuk Bersubsidi ke Bumiasri Lamsel Awal September

 

Dari lahan sawah seluas 1 hektare yang dimilikinya, Marsudi mengaku mampu menghasilkan produksi mencapai 7,1 ton padi. Bahkan, pada musim ini ia menggarap sawah tanpa hambatan dari cuaca maupun hama.

"Sangat bersyukur sekali musim gadu kali ini cuaca mendukung dan hama juga tidak begitu ekstrem," kata dia.

Sementara itu, Ketua Gabungan Kelompok Tani (Gapoktan) Bina Tani Desa Tanjungjaya, Darsono menyebut, rata-rata hasil produksi padi tahun ini mencapai 7 ton/hektare dengan harga GKP Rp4.800/kg.

"Mudah-mudahan harga ini terus bertahan dan tidak terjun payung. Soalnya baru 10 persen saja yang panen," kata Darsono.

EDITOR

Sobih AW Adnan


loading...



Komentar


Berita Terkait