#ponpes#hariSantri

Hari Santri, PMII Pringsewu Safari ke Pengelola Ponpes

Hari Santri, PMII Pringsewu Safari ke Pengelola Ponpes
M emperingati Hari Santri Nasional 2021, Pengurus Cabang Pergerakan Mahasiswa Islam Indonesia (PMII) Kabupaten Pringsewu melakukan silaturahmi. (Foto:Lampost/Widodo)


Pringsewu (Lampost.co)-- Memperingati Hari Santri Nasional 2021, Pengurus Cabang Pergerakan Mahasiswa Islam Indonesia (PMII) Kabupaten Pringsewu melakukan silaturahmi di kediaman Ketua PCNU Kabupaten dan sejumlah  pengasuh Pondok Pesantren di pringsewu.

Kegiatan safari keliling ke tokoh NU dan berlatarbelakang PMII tersebut di lakukan pada Jumat 22 Oktober 2021.

Ketua PC PMII Pringsewu, Yobi Aprizal, kepada lampost.co Minggu 24 Oktober 2021, menyatakan sejumlah pengasuh ponpes yang di kunjungi yakni Yayasan Pondok Pesantren Tahfidzul Qur'an Mathla'ul Huda (YPPTQMH) Ambarawa, Pondok Pesantren Miftahunnajah, Pondok Pesantren Nurul Huda Pringsewu KH. Ahmad Ghufron Sayuti dan Pondok Pesantren Miftahul Huda KH. Sobri Final Mustofa.

"Ke empat pengasuh ponpes tersebut merupakan berlatar belakang PMII," ungkap Yobi.

Yobi mengatakan pada hakikatnya, kader Pergerakan Mahasiswa Islam Indonesia (PMII) adalah santri. Karenanya diharapkan menjadi garda terdepan dalam menjaga paham Ahlussunah Waljamaah Annahdiyah dan Negara Kesatuan Republik Indonesia dari bahaya radikalisme.

"Pada momentum Hari Santri Nasional kami sengaja  keliling bersafari ke PCNU dan pondok pesantren," katanya.

Dia menjelaskan pada hakikatnya PMII adalah santri yang konsisten menjaga paham ahlusunah waljamaah anahdiyah dan ideologi pancasila serta berperan untuk menjaga keutuhan NKRI. Dengan silaturahmi PMII ini meminta PCNU dapat melibatkan PMII dalam momentum kegiatan besar PCNU dan badan otonom (Banom) agar terus bersinergi dan tercipta pengkaderan," ungkapnya.

Sementara Ketua PCNU Pringsewu H. Taufik Qurrahim, menyatakan jika bicara PMII memang tidak bisa dipisahkan dengan identitas santri. "Bahkan PMII sering mengadakan kegiatan bareng bersama NU maupun dengan pondok pesantren, tujuanya adalah agar PMII terkontrol dalam segi spiritual dan tetap harmonis dengan keluarga besar NU," ungkap Taufik.

Ditempat terpisah, Pengasuh Pondok Pesantren YPPTQMH Ambarawa KH. Muballighin Adnan, mengaku senang dengan kehadiran sahabat PMII. "Ini mengingatkan kami dulu sewaktu menjadi mahasiswa yang pernah mengikuti aksi, tetapi tetapi takdir berkata lain sekarang justru menjadi kiai," ungkapnya.

Ia berharap PMII Pringsewu tidak menjauh dari pondok pesantren dan ulama

EDITOR

Sri Agustina


loading...



Komentar


Berita Terkait