#pemutihanpajak

Hari Pertama Pemutihan Pajak, Banyak Warga Masih Bingung

Hari Pertama Pemutihan Pajak, Banyak Warga Masih Bingung
Masyarakat mengikuti program pemutihan di UPTD Pengelolaan Pendapatan Wilayah I Samsat Rajabasa, Bandar Lampung, Kamis, 1 April 2021. Lampost/Triyadi Isworo


Bandar Lampung (Lampost.co) -- Masih banyak masyarakat yang bingung mengenai tata cara pemutihan pajak di hari pertama pelaksanaan program pemutihan atau kebijakan memberikan keringanan atau pembebasan pokok tunggakan, dan denda pajak kendaraan bermotor (PKB) serta bea balik nama kendaraan bermotor (BBNKB) di UPTD Pengelolaan Pendapatan Wilayah I Samsat Rajabasa, Bandar Lampung, Kamis, 1 April 2021.

Hal tersebut berdasarkan pantauan Lampost.co di lokasi yang menemukan masih banyak masyarakat yang bingung mengenai tata cara pemutihan pajak. Banyak juga masyarakat yang belum melakukan pendaftaran secara online di website www.pemutihanlampung.com sebelum datang di Samsat Rajabasa. Para petugas pun mengarahkan tata cara pendaftaran dan prosedur pemutihan.

Seperti yang diceritakan oleh Arianto salah satu warga Bandar Lampung. Ia mengaku belum mengetahui bila diharuskan melakukan pendaftaran secara online terlebih dahulu untuk mendapatkan nomor antrian peserta dan jadwal waktu pelaksanaan pemutihan. Ia pun diminta untuk mendaftarkan diri melalui online pada Senin mendatang karena kuota pendaftaran hari ini sudah penuh.

"Iya tadi saya dateng kesini tapi belum daftar online sebelumnya. Saya baru tahu pendaftaranya lewat online terlebih dahulu, harapan saya sosialisasinya lebih gencar lagi dan harapannya para petugas bisa membatu memberikan pelayanan secara baik," katanya.

Sebelumnya Kepala Badan Pendapatan Daerah (Bapenda) Provinsi Lampung, Adi Erlansyah mengatakan khusus masyarakat Kota Bandar Lampung untuk mendaftar terlebih dahulu secara online di www.pemutihanlampung.com agar bisa memilih nomor antrian dan memilih waktu pelaksanaan pemutihan. Hal tersebut agar menghindari kerumunan masa ketika melaksanakan antrian pemutihan. Program pemutihan dimulai sejak 1 April - 30 September 2021.

"Sebelum datang ke samsat, terlebih dahulu mendaftar secara online. Setelah itu bawa bukti pendaftaran online tersebut untuk melakukan proses pemutihan," kata Adi Erlansyah.

Ia mengatakan ketika masuk di website tersebut masyarakat diminta untuk memilih jenis pendaftaran, kemudian masukan nomor polisi, nomor rangka 5 digit akhir (jenis pendaftaran dan samsat otomatis terisi serta wajib memilih tanggal dan sesi), setelah berhasil melakukan pendaftaran online maka akan mendapatkan nomor antrian.

"Kalau kuota online sudah penuh, akan tertutup secara otomatis, masyarakat bisa mendaftar kembali di minggu depan," katanya.

Ia mengatakan jumlah wajib pajak dibatasi perhari 150 orang/kendaraan, dengan 3 sesi waktu yakni pukul 08.00 WIB - 10.00 WIB sebanyak 50 wajib pajak, pukul 10.00 WIB - 12.00 WIB sebanyak 50 wajib pajak dan pukul 13.00 WIB - 15.00 WIB sebanyak 50 wajib pajak.

Untuk persyaratannya, pengesahan tahunan yakni; Identitas diri (e-KTP, pengantar perusahaan dan pengantar instansi), STNK asli dan TBPKP/SKPD asli. Kemudian untuk perpanjangan STNK yakni; Identitas diri (e-KTP, pengantar perusahaan dan pengantar instansi), STNK asli, TBPKP/SKPD asli, Cek Fisik (kendaraan wajib hadir) dan BPKB asli. 

EDITOR

Winarko

loading...




Komentar


Berita Terkait