#penjabat#pns

Hari Pertama Kerja, Pj Bupati Pringsewu Pimpin Apel Mingguan

Hari Pertama Kerja, Pj Bupati Pringsewu Pimpin Apel Mingguan
Pj Bupati Adi Pringsewu Erlansyah memberikan cendera mata kepada bupati dan wakil bupati periode 2017-2022, Sujadi-Fauzi, yang didampingi para istri di lobi kantor pemkab Pringsewu, Senin, 23 Mei 2022. (Lampost.co/Widodo)


Pringsewu (Lampost.co) -- Hari pertama kerja Penjabat (Pj) Bupati Pringsewu Adi Erlansyah langsung memimpin apel mingguan pada Senin, 23 Mei 2022. Pj bupati datang lebih awal. Bahkan, menurut para pegawai, sekitar pukul 07.00 WIB sudah tiba di kantor bupati. Setelah upacara sekitar pukul 10.30 WIB, dilakukan prosesi pisah sambut yang digelar di ruang lobi kantor pemkab setempat.


Pj Bupati Pringsewu Adi Erlansyah yang juga Kepala Bapenda Provinsi Lampung mengaku akan membagi waktu baik selaku kepala dinas ataupun sebagai Pj bupati. Sebab, kata gubernur saat melantik, kedua-duanya harus berjalan.

Adi Erlansyah berharap bisa mendapatkan masukan-masukan dari seluruh elemen masyarakat Pringsewu sehingga bisa bekerja sesuai yang diharapkan masyarakat. 

"Mari bangun sinergisitas antara forkopimda dan elemen masyarakat untuk membangun Pringsewu," ungkapnya.

Adi menjelaskan melihat dari kehidupan masyarakatnya, Pringsewu seharusnya menjadi kotamadya. Namun, karena berbasis pertanian sehingga menjadi kabupaten. Padahal, Pringsewu kini lebih unggul di bidang jasa dan perdagangan. 

Menurutnya, ada beberapa poin penting yang harus segera dikerjakan sebagai Pj bupati. Diantaranya menjalankan jalannya pemerintahan di kabupaten Pringsewu, menjaga agar covid-19 berlangsung stabil bahkan hilang, meneruskan program pembangunan, menciptakan pilkada 2024 berlangsung aman, dan menjaga netralitas ASN. 

Di sisi lain, mengawali pisah sambut, bupati dan wakil bupati Pringsewu periode 2017-2021, yaitu Sujadi bersama isteri dan Fauzi bersama isteri, menyatakan, hari Senin, 23 Mei 2022 adalah hari yang sangat menggembirakan sekaligus hari yang menyedihkan. 

"Menggembirakan karena waktu jabatan sebagai bupati bisa di selesaikan hingga 22 Mei 2022, tanpa halangan," ungkapnya.

Sedangkan hari yang menyedihkan karena banyak pekerjaan yang menjadi harapan masyarakat selama memimpin Pringsewu belum bisa disempurnakan atau diselesaikan. 

"Atas tidak terselesainya semua urusan karena keterbatasan yang ada selama ini saya selaku bupati dan wakil bupati mohon maaf kepada seluruh masyarakat," ungkap bupati di atas podium.

Pada kesempatan itu, Sujadi menceritakan kisah perjuangannya bersama para tokoh pendiri Pringsewu sebelum memberi nama kabupaten pemekaran dari Tanggamus menjadi kabupaten Pringsewu. Ia mengaku perjuangannya saat masih menjabat anggota DPD RI, saat itu banyak nama yang ditawarkan diantaranya kabupaten Way Tebu, Bambu Seribu, Way Sekampung, dan Pringsewu. 

"Dan alhamdulillah disepakati nama Pringsewu hingga saat ini sudah berusia 13 tahun," kata guru ngaji dan pedagang sandal jepit itu mengenang.

Baca juga: Kantor Gubernur Lampung Banjir Karangan Bunga

Di sisi lain, Ketua DPRD Pringsewu, Suherman menyatakan Pringsewu akan lebih maju jika seluruh elemen termasuk DPRD bersatu. Dia menjelaskan keberadaan bendungan Way Sekampung bisa dijadikan objek wisata sehingga bisa menghadirkan pendapatan daerah. 

Usai pisah sambut, bupati dan wakil bupati periode 2017-2022, berpamitan dan diberikan kalungan bunga oleh Pj Bupati Adi Erlansyah, para pegawai pun berjajar mengiringi mantan kedua pemimpin itu meninggalkan kantor bupati. 

EDITOR

Wandi Barboy


loading...



Komentar


Berita Terkait