sriwijayaairpesawatjatuhkecelakaan

Hari Ke-8, Basarnas Evakuasi 21 Kantong Jasad, Puing, dan Barang Korban

Hari Ke-8, Basarnas Evakuasi 21 Kantong Jasad, Puing, dan Barang Korban
Petugas mengevakuasi kantong jenazah berisi jasad korban kecelakaan Sriwijaya Air SJ-182. MI/Ramdani


Jakarta (Lampost.co) -- Tim Badan Nasional Pencarian dan Penanganan (Basarnas) menemukan 21 kantong barang di hari ke-8 pencarian korban dan puing pesawat Sriwijaya Air SJ-182. Kantong yang dievakuasi berisi jenazah, serpihan pesawat, dan barang milik korban.

“Ada 17 kantong body part, 3 kantong serpihan kecil, dan 1 kantong properti berupa dokumen dan pakaian,” kata  Direktur Operasi Basarnas Brigjen TNI (Mar) Rasman selaku SAR Mission Coordinator (SMC), di Dermaga JICT 2, Tanjung Priok, Jakarta Utara, Sabtu, 16 Januari 2021.

Rasman menyebut temuan itu tiba di JICT sekira pukul 17.40 WIB. Seluruh temuan langsung diserahkan pada tim Disaster Victim Identification (DVI) Polri dan Komite Nasional Keselamatan Transportasi (KNKT) untuk diinvestigasi lebih lanjut.

Rasman mengatakan objek pencarian yang datang kemungkinan bertambah malam ini. Biasanya, temuan dibawa Kesatuan Penjagaan Laut dan Pantai (KPLP) dan tim pencari lain.

Pesawat Sriwijaya Air dengan call sign SJ-182 rute Jakarta-Pontianak hilang kontak pukul 14.40 WIB, Sabtu, 9 Januari 2021. Pesawat Boeing 737-500 dengan nomor registrasi PK-CLC itu lepas landas dari Bandara Internasional Soekarno-Hatta (Soetta), Tangerang, Banten, pukul 14.36 WIB.

Posisi terakhir pesawat berada di 11 mil laut utara Bandara Soetta, tepatnya di sekitar Pulau Laki, Kepulauan Seribu. Pesawat tercatat hendak menambah ketinggian dari 11 ribu ke 13 ribu kaki. Pesawat itu mengangkut 62 orang yang terdiri atas 50 penumpang dan 12 kru.

EDITOR

Winarko

loading...




Komentar


Berita Terkait